Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kintamani Waspada Karhutla, Warga Diminta Tak Buang Puntung Rokok
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau yang berlangsung cukup panjang tahun ini.
Kondisi cuaca kering membuat vegetasi di kawasan hutan dan lahan lebih mudah terbakar. Karena itu, kesadaran dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Camat Kintamani I Ketut Erry Soena Putra mengatakan wilayah Kintamani memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Kondisi kemarau yang berkepanjangan membuat kawasan tersebut menjadi lebih rentan terhadap kebakaran.
Baca juga:
BPBD Bangli Waspadai Karhutla di Kintamani
Untuk mengantisipasi potensi karhutla, pihak kecamatan mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api, terutama di kawasan hutan dan lahan yang kondisinya sangat kering.
"Selain imbauan, sosialisasi dan edukasi juga terus dilakukan dengan menggandeng pemerintah desa, pihak terkait, serta masyarakat. Pengawasan terhadap kawasan yang rawan kebakaran juga ditingkatkan," ungkapnya, Rabu (19/06/2026).
Erry mengakui, kebakaran yang terjadi selama ini tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca. Kelalaian manusia yang memicu munculnya percikan api, termasuk membuang puntung rokok sembarangan, juga menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai.
Caption: Camat Kintamani I Ketut Erry Soena Putra.
Kondisi tersebut terbukti pada pekan lalu ketika kebakaran melanda kawasan hutan di sekitar lereng Gunung Batur. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari dua hektare kawasan hutan.
Beruntung, berkat kerja sama seluruh pihak, kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya.
Kecamatan Kintamani berharap kewaspadaan seluruh pihak terus ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa. Pemerintah desa dan masyarakat diminta ikut menjaga lingkungan, termasuk kawasan hutan yang memiliki potensi kerawanan kebakaran cukup tinggi selama musim kemarau.
Para wisatawan yang beraktivitas di kawasan Kintamani juga diajak ikut menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan