Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Klungkung Belajar Pengolahan Sampah Terpadu di Malang
Sabtu, 28 November 2015,
13:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Malang. Penanganan sampah menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Klungkung. Selain menganggarkan pembelian dua unit mesin incenerator pada APBD Tahun 2016, Pemkab Klungkung juga mempelajari sistem pengolahan sampah terpadu di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).
Didampingi Kepala DKP Klungkung, A.A Ngurah Kirana, Lurah dan instansi terkait, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Malang, Jatim, Kamis (26/11).
Selain sebagai tempat pembuangan akhir, TPA Talangagung juga sebagai tempat wisata edukasi dan percontohan. Memiliki luas 2,5 hektar, TPA ini mengembangkan berbagai inovasi sehingga mampu mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti biogas sampah, kompos, penangkap dan pemanfaatan gas metan serta pemanfaatan air lindi. Dari pemanfaatan gas metan tersebut telah dihasilkan listrik untuk penerangan sekitar TPA dan gas yang dimanfaatkan untuk memasak secara cuma-cuma oleh warga sekitar TPA.
Selain mengunjungi TPA Talangagung, Bupati Suwirta juga belajar tentang pengolahan sampah di dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dinilai berhasil dalam pengelolaannya. Masing-masing di TPST Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir dan TPST Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Di dua lokasi ini Bupati Suwirta dengan seksama melihat setiap bagian dari TPST yang menerapkan sistem 3 R, yakni Reduce, Reuse dan Recycle.
Menurut Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPST Mulyo Agung, F. Supadi, pekerja ditempat ini merupakan warga sekitar. Mereka mempunyai tugas masing-masing, mulai memilah sampah yang masuk ke TPST hingga pengelompokan jenis2 sampah, seperti plastik, besi, karet, sterofom, tulang dan sampah organik yang langsung diolah menjadi kompos. “Pekerja disini merupakan warga sekitar,” ujar Supadi seraya menyatakan penanganan dengan konsep 3 R secara bertahap berhasil menuntaskan permasalahan sampah di wilayahnya.
Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta usai melakukan kunjungan dan mempelajari sistem pengelolaan di TPA dan TPST menyatakan segera akan mengambil sikap dan langkah-langkah dalam penanganan sampah di Klungkung.
“Kita komitmen masalah sampah di Klungkung harus segera diatasi,” ujar Suwirta.
Untuk itu pihaknya bersama dinas terkait akan berkoordinasi lebih lanjut sebagai motivasi dalam penanganan sampah, sehingga mampu mewujudkan Klungkung sebagai Kabupaten yang bersih dan nyaman. “Harapan kita kota yang bersih dan nyaman bisa terwujud,” pungkasnya.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Malang, Bupati Suwirta bersama rombongan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, H. Abdul Malik didampingi SKPD terkait. [bbn/hmsklk]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5754 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026