Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Klungkung Perangi Sampah Plastik dengan Cara Ecobrick
Jumat, 22 Januari 2016,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Genderang perang kepada sampah plastik telah ditabuh di Klungkung, dengan diluncurkannya program aksi tersebut di TPA Sente, Jumat ( 22/1/2016).
Dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama dengan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, aksi ini memgerahkan seluruh SKPD dan masyarakat.
"Program aksi memerangi sampah plastik tersebut kami namai dengan aksi Ecobrick," terang I Nyoman Suwirta Bupati Klungkung.
Bupati beserta seluruh jajaranya datang langsung ke TPA Sente di Desa Pikat dengan membawa botol air mineral kosong. Kemudian sampah plastik tersebut dipungut dan langsung mempraktekkan cara membuat Ecobrick.
Diakui Suwirta kalau ini adaah awal dan gerakan ini dilakukan secara kontinyu. Kegiatan ini juga didukung beberapa anak anak sekolah di Klungkung. metode penanganan sampah dengan sistim ini adalah yang pertama kali di lakukan di Bali. Dalam kesempatan itu Bupati mengajak semua pihak diantaranya intansi, sekolah dan rumah ibadah untuk bersama sama melakukan gerakan tersebut.
Ecobrick adalah sebuah produk hasil pemikiran Russel yang telah berhasil mengurangi polusi sampah plastik. Ecobrick terbuat dari botol plastic bekas yang didalamnya telah diisi sampah – sampah plastik hingga penuh kemudian dipadatkan sampai menjadi keras. Setelah botol penuh dan keras, selanjutnya botol - botol tersebut bisa dirangkai dengan lem dan dibentuk menjadi kursi, meja dan bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuat tembok atau dinding.
Aksi ini diharapkam bisa menjadi aksi inovatif yang bisa memanfaatkan sampah plastik sekaligus upaya memeranginya. Aksi ini juga sejalan dengan aksi Kantor Lingkungan hidup Klungkung dengan program selamat tinggal sampah plastik.
Program ini juga mendukung aksi gema santi yang tengah diterapkan Pemkab Klungkung. Sebelumnya metode ini sudah sempat dipresentasikan oleh tiga orang pemerhati lingkungan kepada Bupati. Selaian itu juga sempat di presentasikan di depan beberapa SKPD seperti Kadis DKP, Kantor Lingkungan Hidup dan para kabag dan kasubag.
Ketiga ahli lingkungan tersebut adalah Russel Maier dari Negara Kanada, A.A. Made Sutama dan I Gusti Ngurah Merta dari Bali. Ketiganya mempresentasikan bahaya sampah plastik yang dibakar dan dibuang ke tanah. Juga solusi penanganan sampah plastik yang benar dengan sistem Ecobrick. “Ini cara mudah penanganan sampah plastik,” pungkasnya.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5754 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026