Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kopi Arabika Kintamani Diprioritaskan Daftar Indikasi Gografis Uni Eropa
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kopi Arabika Kintamani hingga saat ini tercatat sebagai komoditas pertanian pertama di Indonesia yang mengantongi sertifikat indikasi geografis (IG).
Sertifikat tersebut melindungi keaslian, kualitas, dan reputasi kopi yang ditanam di dataran tinggi Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, dengan karakteristik aroma jeruk yang khas.
Terkait hal tersebut, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual terus melakukan pembinaan agar sertifikat tersebut dapat terus dipertahankan. Sertifikasi ini dinilai sangat penting dalam memberikan nilai tambah bagi petani kopi lokal sekaligus menjamin kualitas premium di pasar, khususnya pasar luar negeri.
Ketua Tim Pengawas IG DJKI, Prof. Surip Mawardi, saat melakukan pengawasan di lembaga Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Kintamani beberapa hari lalu mengatakan keberadaan sertifikat ini sangat penting karena akan berpengaruh signifikan terhadap komoditas di pasar internasional.
Pihaknya terus melakukan pembinaan agar sertifikat indikasi geografis dapat dipertahankan serta meningkatkan kinerja organisasi. Selain itu, DJKI Kemenkum RI juga akan memprioritaskan pendaftaran IG Kopi Arabika Kintamani di Uni Eropa.
MPIG Kopi Arabika Kintamani juga diharapkan terus memperbaiki dokumentasi deskripsi IG dan aktif mendorong hilirisasi produk dengan mengembangkan agrowisata berbasis indikasi geografis.
Langkah tersebut sejalan dengan program Kemenkum yang saat ini tengah menyusun nota kesepahaman dengan Kementerian Pariwisata untuk mengembangkan agrowisata berbasis IG di Indonesia.
Salah satu pengurus MPIG Kintamani, Ketut Jati, menyatakan kesiapan pihaknya memasok kopi arabika baik dalam bentuk kopi bean, roastery coffee, maupun kopi bubuk.
Diharapkan dengan kerja sama seluruh pihak, Kopi Arabika Kintamani dapat terus diminati pasar lokal, nasional hingga internasional yang nantinya berdampak positif terhadap kesejahteraan petani kopi khususnya di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5653 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan