Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
KPAD Bali Tekankan Edukasi Bijak Gunakan Medsos bagi Anak di Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dengan perubahan teknologi yang sangat masif dan tidak diimbangi dengan kesiapan yang matang, banyak generasi muda di Bali yang menjadi korban.
Oleh karenanya diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk melakukan edukasi dan pengawasan terkait penggunaan media sosial yang baik dan benar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, Ni Luh Gede Yastini, pada acara peringatan Hari Anak Nasional, Rabu, 30 Juli 2025 di Kabupaten Bangli.
Dikatakan, kemajuan teknologi memang memiliki peran yang sangat besar untuk kemajuan bangsa. Namun di balik itu terdapat dampak negatif yang sangat luar biasa bagi generasi muda yang tidak melek teknologi, mulai dari kekerasan seksual, cyber bullying, penipuan, paparan intoleransi, hingga radikalisme melalui berbagai konten dan pengaruh negatif lainnya.
"Hingga saat ini KPAD Bali hanya menerima tiga laporan terkait korban kejahatan di medsos. Padahal dari penelusuran banyak sekali kasus yang sudah terjadi. Hal ini disinyalir karena korban malu karena berhubungan dengan pornografi," ujar Ni Luh Gede Yastini.
Namun demikian pihaknya tetap berkomitmen melakukan pendampingan sehingga hak-hak anak dapat dipenuhi dalam masa pemulihan.
Ke depan KPAD Bali akan terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi terkait pemanfaatan teknologi yang bijak dan benar, sehingga berdampak positif terhadap kemajuan generasi muda.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Bangli, Sang Ayu Putu Gita Kharisma Putri, menyatakan siap mendukung langkah KPAD Bali agar generasi muda melek teknologi, baik melalui edukasi ke sekolah-sekolah, banjar, ataupun di berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda di Bangli.
"Diharapkan dengan kerjasama seluruh pihak, generasi muda semakin paham tentang digitalisasi dan bisa bijak dalam menggunakan media sosial, sehingga bisa mendapatkan manfaat yang besar dari kemajuan zaman yang semakin pesat," ujar Ni Luh Gede Yastini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan