Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Turun, Wisman Justru Naik
BERITABALI.COM, BANGLI.
Cuaca hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak berdampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli.
Penurunan kunjungan justru terjadi karena masa libur panjang sekolah telah berakhir dan memasuki periode low season.
Ketua Unit Usaha Desa Wisata Penglipuran, I Made Ambarsika Abdi, mengatakan kondisi cuaca tidak menjadi faktor utama turunnya jumlah wisatawan ke salah satu destinasi wisata unggulan Bangli tersebut.
Menurutnya, sebelum memasuki masa low season, kunjungan wisatawan ke Penglipuran bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Kini, jumlah kunjungan berada di kisaran 2.000 wisatawan per hari.
"Namun mengingat sekarang musim low seasion, terjadi penurunan jumlah kunjungan, dimana sebelumnya menyentuh di angka tiga ribu wisatawan perhari, kini perhari hanya mencapai rata rata dua ribu wisatawan," ujar Ambarsika, Kamis (30/07/2026).
Kunjungan masih didominasi wisatawan domestik. Kendati jumlah kunjungan secara keseluruhan menurun, tren berbeda terlihat pada wisatawan mancanegara.
Sebelumnya, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Penglipuran berada di kisaran 400 orang per hari. Kini jumlah tersebut meningkat menjadi rata-rata 500 wisatawan per hari.
Ambarsika menilai wisatawan mancanegara cenderung menikmati suasana Desa Wisata Penglipuran ketika kondisi destinasi tidak terlalu ramai.
"Masih didominasi oleh wisatawan domestik. Namun peningkatan justru terjadi pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, yang sebelumnya di angka empat ratus wisatawan per hari, naik rata rata lima ratus wisatawan per hari, hal ini di sinyalir karena kebanyakan wisatawan asing cendrung lebih menikmati suasana Penglipuran pada saat sepi," jelasnya.
Memasuki periode kunjungan yang lebih rendah, pengelola Desa Wisata Penglipuran tidak hanya mengandalkan momentum libur panjang untuk menarik wisatawan.
Berbagai inovasi akan terus dilakukan, khususnya berkaitan dengan seni dan budaya yang menjadi daya tarik utama desa wisata tersebut. Promosi juga akan diperluas dengan menggandeng berbagai agen perjalanan.
"Kedepan untuk menuju pariwisata yang berkelanjutan, pihak pengelola akan terus lakukan inovasi terkait seni dan budaya yang ada, serta gencarkan promosi ke berbagai agen, sehingga Desa Wisata Penglipuran semakin diminati wisatawan," katanya.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga eksistensi Desa Wisata Penglipuran di tengah perubahan pola kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Dengan inovasi produk wisata dan promosi yang terus dilakukan, pengelola berharap kunjungan wisatawan tetap stabil meski memasuki periode low season.
"Diharapkan dengan berbagai terobosan yang dilakukan, Desa Wisata Penglipuran bisa tetap eksis, yang berujung pada semakin meningkatnya taraf perekonomian warga," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5653 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan