Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
KUR BRI Perkuat Modal, Usaha Batu Alam Mudiarsa Berkembang
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pengalaman puluhan tahun menggeluti usaha batu alam menjadi modal bagi I Nengah Mudiarsa untuk membangun bisnisnya secara mandiri di Banjar Dukuh, Desa Bunutin, Kabupaten Bangli. Dalam mengembangkan usaha, Mudiarsa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI sebagai tambahan permodalan.
Mudiarsa mulai menekuni pekerjaan batu alam sejak 1995 sebelum memutuskan membangun usaha sendiri pada akhir 2012. Pengalaman panjang tersebut membuatnya memahami proses pengolahan sekaligus karakter berbagai jenis batu alam yang digunakan untuk kebutuhan bangunan.
Usaha yang dirintis secara bertahap tersebut kini berkembang dengan mempekerjakan sekitar 10 orang. Sebagian tenaga kerja berasal dari lingkungan sekitar sehingga keberadaan usaha turut membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
“Dari tahun 1995 memang kerja batu alam. Dulu ikut orang,” ujar Mudiarsa.
Usaha Mudiarsa memproduksi berbagai kebutuhan batu alam untuk bangunan, mulai dari elemen rumah hingga pagar. Harga produk disesuaikan dengan jenis, ukuran dan kualitas material yang digunakan.
Produk batu alam yang dihasilkan memiliki harga mulai sekitar Rp5,5 juta per unit. Untuk ukuran dan kualitas tertentu, harganya dapat mencapai puluhan juta rupiah. Sementara untuk pagar batu alam, harga berada di kisaran Rp3,5 juta per meter.
Menurut Mudiarsa, batu alam masih memiliki pasar tersendiri, terutama untuk kebutuhan rumah tinggal dan bangunan dengan konsep tertentu. Permintaan juga datang dari sektor akomodasi pariwisata.
Untuk menjaga sekaligus meningkatkan kapasitas usahanya, Mudiarsa kemudian memanfaatkan KUR BRI sebagai tambahan modal. Pembiayaan tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan usaha yang terus berkembang.
“Kalau sekarang dapat KUR sekitar Rp150 juta,” katanya.
Akses permodalan tersebut memberikan ruang bagi Mudiarsa untuk mengembangkan usaha tanpa hanya mengandalkan perputaran modal dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya. Modal yang lebih memadai membuat kebutuhan operasional dan peluang pengembangan usaha dapat dikelola lebih leluasa.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan akses permodalan merupakan salah satu faktor penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
BRI, kata dia, berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui penyaluran KUR yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Kami melihat banyak pelaku UMKM di Bali yang memiliki potensi untuk terus berkembang, namun membutuhkan dukungan permodalan agar dapat meningkatkan skala usahanya. Melalui KUR, BRI berupaya memberikan akses pembiayaan yang dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya, sehingga tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Hery.
Selain mengembangkan usaha, Mudiarsa berupaya menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi para tukang yang bekerja bersamanya. Jumlah tenaga kerja disesuaikan dengan kapasitas usaha agar pengelolaan bisnis tetap berjalan sehat.
Mudiarsa juga mendorong para pekerjanya mengembangkan usaha produktif dari rumah, termasuk peternakan. Menurutnya, usaha tambahan tersebut dapat membantu pekerja meningkatkan sumber pendapatan keluarga.
Perjalanan Mudiarsa menunjukkan bagaimana pengalaman dan keterampilan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan usaha mikro dan kecil. Dukungan tenaga kerja lokal serta akses permodalan turut memberikan ruang bagi usaha batu alam yang dirintisnya untuk tumbuh secara bertahap.
Melalui KUR BRI, kebutuhan modal usaha Mudiarsa dapat mendukung rencana pengembangan bisnis sekaligus memperluas manfaat usaha bagi pekerja dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan