Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Lagi, Jembrana Kirim Guru Ke Malaysia
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebijakan pendidikan di Jembrana ternyata tidak stagnan berhenti pada subsidi biaya pendidikan saja, namun merambah kepada peningkatan kualitas guru.
Secara bertahap Pemkab Jembrana telah memberangkatkan 75 orang kepala sekolah SMP, SMA/SMK dan guru dari dua bidang studi yakni Bahasa Inggris dan Matematika.
Terakhir, Senin (17/12), Bupati Jembrana, I Gede Winasa melepas keberangkatan 8 guru SMP, 1 guru SMA dan 1 guru SMK untuk mengikuti tugas belajar ke Malaysia.
Kepada 10 orang guru ini Prof. Winasa menyampaikan pesan agar setelah pulang nanti, para guru ini memiliki nilai tambah. “Minimal kalau ditest TOEFL nilainya bisa bertambah,†kata Prof. Winasa. Lanjut Prof. Winasa, dari sisi materi, apa yang diberikan pengajar di Malaysia tidak jauh beda dengan di Indonesia. “Cuma sistem pengajarannya saja yang beda, itulah yang harus kita pelajari,†jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, selain Jembrana, beberapa kabupaten juga akan mengirimkan guru dengan tujuan yang sama. Dirinya menilai, adanya kontingen dari daerah lain ini bagus untuk memotivasi persaingan sehat guna membuktikan guru Bahasa Inggris daerah mana yang lebih mumpuni.
“Jangan kita seperti katak dalam tempurung, merasa hebat di daerah sendiri tapi ternyata guru dari daerah lain jauh lebih hebat,†pesan Prof. Winasa. Para guru ini sendiri akan berada di Malaysia selama 1 bulan. Biaya pemberangkatan mereka ditanggung oleh Pemkab Jembrana termasuk uang saku masing-masing Rp 1 juta.
Ditemui usai menerima guru yang akan berangkat ke Malaysia ini, Prof. Winasa mengatakan, setelah seluruh guru Bahasa Inggris belajar ke Malaysia pihaknya segera akan memberangkatkan guru Matematika. Ia mengungkapkan, dipilihnya Malaysia tidak lepas dari kultur bahasanya yang tidak jauh beda dengan Indonesia. “Karena bahasanya mirip, komunikasinya jadi lebih mudah. Selain itu biaya ke sana lebih murah dibanding jika kita tugas belajar ke Australia atau negara lainnya,†tambah Prof. Winasa. (gus)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5677 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan