Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Libur Akhir Tahun, Wisatawan Ramai Kunjungi Penglipuran Bangli
Jumat, 30 Desember 2016,
08:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Musim libur panjang Natal dan Tahun Baru, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli ramai dikunjungi wisatawan baik domestik maupun asing. Di tempat ini, wisatawan bisa melihat desa tradisional yang belum lama ini dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia.
Obyek wisata Desa Penglipuran ini terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Desa wisata ini berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Kota Denpasar.
Untuk masuk ke desa wisata berbasis masyarakat ini, wisatawan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15 ribu per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 30 ribu untuk wisatawan asing.
Memasuki area desa wisata Desa Penglipuran, suasana desa tradisional Bali langsung terlihat. Jalanan desa tampak masih tradisional, dengan ciri khas angkul angkul atau gapura rumah warga yang semua bentuknya seragam.
Selain bisa melihat suasana Desa Bali yang masih tradisional, pengunjung yang datang juga bisa menikmati kondisi lingkungan yang bersih dan rapi. Warga desa begitu sadar untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, seperti menata kebun rumah masing masing.
Selain itu, wisatawan juga bisa melihat pura desa yang sudah berumur ratusan tahun, berjalan jalan ke hutan bambu, dan melihat Karang Memadu, yakni sebuah area yang disiapkan bagi warga desa yang ingin memiliki istri lebih dari satu. Meski sudah disiapkan oleh pihak desa, namun Karang Memadu hingga kini belum pernah digunakan.
Selama musim liburan, jumlah pengunjung meningkat hingga 15 persen atau mencapai 400 pengunjung per hari.
"Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat menjelang pergantian tahun baru. Pada tanggal 1 Januari diperkirakan bisa mencapai 4 ribu orang pengunjung,"jelas I Nengah Moneng, Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran.
Menurut warga, Desa Penglipuran bisa menjadi bersih karena warisan kebiasaan dari para leluhur mereka. Sejak kecil warga selalu dibiasakan hidup bersih dan menjaga alam sekitar. Kondisi ini juga diperkuat dengan awig awig atau aturan desa adat.
Dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan, warga setempat mulai menikmati hasilnya. Kini di setiap rumah warga terdapat warung, art shop, hingga home stay.
Desa Penglipuran menjadi salah satu desa terbersih di dunia versi sebuah media perjalanan wisata. Dua desa lainnya adalah Desa Giethoorn di Belanda dan Desa Mawlynnong di India.[bbn/psk]
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026