Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Libur Tahun Baru, Kunjungan ke Penglipuran Naik 100 Persen
BERITABALI.COM, BANGLI.
Liburan Tahun Baru 2026 membawa dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Bali, termasuk di Kabupaten Bangli. Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan kunjungan adalah Desa Wisata Penglipuran.
Pada momen libur pergantian tahun ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran mengalami peningkatan hingga 100 persen dibandingkan hari biasa. Kondisi tersebut terlihat dari padatnya aktivitas wisatawan yang datang sejak pagi hingga sore hari.
Manager Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, menyampaikan bahwa pada musim liburan Tahun Baru 2026, jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 6.000 orang per hari. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan hari normal yang hanya berkisar 2.000 hingga 3.000 wisatawan per hari, dengan mayoritas pengunjung merupakan wisatawan domestik.
“Pada musim liburan Tahun Baru 2026, kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran capai enam ribu wisatawan,” ujar Sumiarsa, Jumat (2/1/2026).
Lonjakan kunjungan tersebut membuat pengelola menerapkan sistem buka tutup untuk mengantisipasi kapasitas kawasan yang melebihi daya tampung. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung selama berada di kawasan desa wisata.
Penglipuran diakui masih menjadi primadona wisatawan karena konsistensi masyarakat adat dalam menjaga tradisi, adat, budaya, serta kelestarian lingkungan. Komitmen tersebut dinilai menjadi kunci utama tetap terjaganya keaslian dan keunikan Desa Wisata Penglipuran hingga saat ini.
Selain menikmati suasana desa yang bersih dan tertata, wisatawan juga disuguhi berbagai aktivitas budaya yang ditampilkan khusus selama masa liburan. Aktivitas ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda dan memperkuat kesan budaya Bali bagi para pengunjung.
“Penglipuran masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk berkunjung berkat komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga tradisi, adat dan budaya serta lingkungan,” kata I Wayan Sumiarsa.
Dengan adanya komitmen bersama dalam menjaga adat istiadat, budaya, dan tradisi yang ada, diharapkan sektor pariwisata di Kabupaten Bangli maupun Bali secara umum dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan