Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Limbah Pabrik Ikan Pengambengan Mengkhawatirkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Limbah pabrik hasil pengolahan ikan laut menjadi sarden (ikan kaleng, red) di sejumlah pabrik yang ada di Pengambengan, kini semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, limbah yang dihasilkan pabrik tersebut jarang melewati pengolahan, dan langsung dibuat ke laut.
Mualimin, salah satu nelayan yang ditemui Beritabali.com di Pantai Pengambengan mengeluhkan kondisi ini. Menurutnya, limbah yang dihasilkan pabrik tersebut otomatis menurunkan pendapatan para nelayan.
Pasalnya, limbah yang dihasilkan pabrik membuat ikan-ikan yang sering diburu nelayan mati. “Limbah-limbah itu sering langsung dibuang ke laut, sehingga baunya sangat menyengat dan menyebabkan ikan-ikan yang ada disini mati.
Kalau dulu saya bisa dapat ikan sampai 5 kilo, sekarang dapat setengah kilo saja rusak,” keluh Mualimin. Sementara itu, Kabid Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, I Ketut Wiratma yang ditemui, Kamis (28/2) mengaku pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap pabrik-pabrik sarden yang ada di Pengambengan.
“Sebenarnya kami telah melakukan pembinaan beberapa bulan yang lalu. Tetapi kan hasil pembinaan tidak bisa langsung dilihat, melainkan melalui proses yang cukup lama. Sekarang ini kami juga sudah mendorong agar pabrik-pabrik menampung limbahnya di tangki khusus,” jelas Wiratma.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan