Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
LPJ Padam, Warga Gilimanuk Protes
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gara-gara lampu penerangan jalan (LPJ) padam selama hampir sebulan, warga Gilimanuk protes. Mereka mempertanyakan padamnya LPJ yang terpasang dari pertigaan Cekik hingga pintu masuk pelabuhan Gilimanuk sejak akhir Juli lalu, yang membuat jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk gelap gulita.
Terkait hal ini, tokoh masyarakat dan pihak kelurahan sudah melapor ke Pemkab Jembrana terkait padamnya LPJ tersebut. Namun sampai saat ini belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan.
"Katanya padamnya LPJ hanya 3 hari saja, tapi kenapa sampai sekarang belum juga menyala. Kami jelas rugi, LPJ padam tapi terus dipungut, berarti uang kami diambil cuma-cuma, jangan salahkan kalau warga protes," ungkap Ketut Susan saat ditemui Minggu (24/8).
Mahmud, salah seorang supir truk mengatakan padamnya LPJ ini juga sangat membahayakan pengguna jalan karena banyak truk besar parkir di jalan untuk sekedar istirahat atau mengisi angin.
"Kecelakaan yang menimbulkan koran jiwa pada Penampahan Galungan Selasa, (19/8) lalu juga karena sopir truk yang menabrak dari belakang tidak melihat kendaraan di depannya karena situasi gelap," ujar Mahmud seorang sopir truk.
Sekretaris Komisi C DPRD Jembrana, Iskandar Alfan, ketika dikonfirmasi Minggu (24/8) sangat menyayangkan padamnya LPJ di Gilimanuk sampai sebulan.
"Pintu gerbang Bali bagian barat ada di Gilimanuk, kenapa tidak
diperhatikan. Apa tidak malu dengan orang yang datang ke Bali melihat pintu gerbangnya gelap gulita,"tandasnya.
Iskandar juga mempertanyakan pembayaran LPJ oleh masyarakat tersebut.
"Uang pembayaran LPJ yang dipungut dari masyarakat itu dibawa ke mana, padahal masyarakat tidak menikmati penerangan jalan?,"ujarnya.
Kabag Perlengkapan Pemkab Jembrana, Ni Made Ayu Ardini, saat dikonfirmasi Minggu (24/8) belum bisa dihubungi. Sebelumnya, Ardini sempat mengatakan Pemkab sebenarnya sudah berusaha untuk memperbaiki LPJ yang padam itu namun karena di tempat lain juga banyak yang padam dan tenaga teknis yang dimiliki terbatas maka perbaikan terpaksa dilakukan secara bergilir.
"Ditempat lain juga ada yang padam dan tenaga yang ada juga terbatas sehingga kami melakukan perbaikan bergilir dari timur,"terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5811 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2559 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan