Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Masyarakat Bikin Migor Sendiri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kenaikan harga minyak goreng (migor) secara nasional juga sangat dirasakan masyarakat Jembrana. Dari pantauan di lapangan, harga minyak goreng melonjak dari harga Rp. 10.000-Rp. 13.500/liter menjadi Rp. 14.000 - Rp.17.000/liternya. Terkait hal tersebut, Pemkab Jembrana mensubsidi KK Miskin Rp. 2.000 untuk satu kilogram migor.
Kepala Dinas Perindagkop, I Made Sudantra saat dikonfirmasi, mengakui secara nasional kenaikan harga kebutuhan pokok khususnya minyak mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. “Kendatipun harga migor mengalami kenaikan, namun stok migor di Jembrana masih mencukupi, “tegasnya. Harga migor yang melambung tinggi, kata Sudantra, membuat masyarakat banyak mengalihkan kebiasaannya.
“Ketika migor mengalami kenaikan, banyak anggota masyarakat kita utamanya ibu-ibu di pedesaan beralih dari membeli menjadi membuat migor. Karena dengan modal tenaga dan empat butir kelapa saja, mereka sudah bisa mendapatkan satu liter migor. Belum lagi limbahnya yang banyak manfaatnya, “ungkap Sudantra mencontohkan.
Sementara itu, Prof. Winasa, mengatakan kondisi sulit ini harus segera diatasi. “Lonjakan harga migor tentunya berdampak kepada penambahan beban hidup masyarakat, apalagi KK Miskin,” ungkapnya. Untuk itu pihaknya menyiapkan subsidi migor kepada KK Miskin sebesar Rp. 2.000/ kg migor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan