Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Monitoring Zona Integritas, KPU RI Tekankan Budaya Anti-Korupsi di KPU Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana terus memperkuat komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
Langkah tersebut ditunjukkan melalui kunjungan monitoring dan pembinaan dari KPU RI sebagai bagian dari percepatan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (8/7/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memantapkan kesiapan KPU Kabupaten Jembrana sebagai salah satu perwakilan Provinsi Bali dalam penilaian pembangunan Zona Integritas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, menegaskan seluruh jajaran berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi serta penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Jembrana bersama KPU Kabupaten Badung dipercaya menjadi perwakilan Provinsi Bali dalam penilaian Zona Integritas. Karena itu, kedua satuan kerja tersebut diharapkan mampu menunjukkan komitmen, integritas, serta inovasi dalam mendukung reformasi birokrasi.
Dalam arahannya, Anggota KPU RI, Idham Holik, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan implementasi nyata dari good and clean electoral governance. Ia menilai budaya antikorupsi harus menjadi karakter seluruh insan KPU, sejalan dengan semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Budaya anti-korupsi harus menjadi karakter kerja seluruh jajaran KPU serta moto "KPU Melayani" harus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel."
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Jembrana turut memaparkan berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan. Beberapa di antaranya yakni Jegog JDIH, Lentera Hukum, Sipermata Pemilu, SiCoktas, SiDik Jembrana, SOPAN, SiMonika Perjadin, Buku Tamu Digital, serta sejumlah fasilitas pendukung pelayanan publik lainnya.
Di akhir kegiatan, Idham Holik memberikan apresiasi atas hasil penilaian internal yang diraih KPU Kabupaten Jembrana. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik menjelang proses penilaian Zona Integritas oleh Kementerian PANRB.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5655 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2518 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2185 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan