Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
MPLS di SLBN 1 Bangli Libatkan Orang Tua, Adaptasi Siswa Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas
beritabali/ist/MPLS di SLBN 1 Bangli Libatkan Orang Tua, Adaptasi Siswa Berkebutuhan Khusus Jadi Prioritas.
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SLBN 1 Bangli berlangsung berbeda dibandingkan sekolah reguler. Selain menerapkan pengawasan yang lebih intensif, pihak sekolah juga mewajibkan orang tua siswa untuk ikut mendampingi selama kegiatan berlangsung guna membantu proses adaptasi siswa berkebutuhan khusus.
Pendampingan tersebut dilakukan karena setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga memerlukan perhatian khusus agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS dengan nyaman dan aman.
Kepala SLBN 1 Bangli, I Wayan Mudayana, mengatakan pada tahun ajaran 2026, kegiatan MPLS diikuti oleh 38 siswa baru yang terdiri dari 15 siswa jenjang SD, delapan siswa jenjang SMP, dan 15 siswa jenjang SMA.
Selama MPLS, siswa dikenalkan dengan berbagai aktivitas edukatif yang dirancang sesuai kebutuhan mereka. Materi yang diberikan meliputi latihan meningkatkan kemampuan motorik, olahraga bersama, pengenalan sarana dan prasarana sekolah, bernyanyi, hingga berbagai kegiatan yang bertujuan membangun rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi.
Menurutnya, tantangan utama dalam pelaksanaan MPLS di sekolah luar biasa adalah proses pengondisian siswa. Setiap anak berkebutuhan khusus memiliki jenis ketunaan dan karakter yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih intensif dibandingkan sekolah umum.
Karena itu, sekolah mewajibkan orang tua mendampingi putra-putrinya selama masa pengenalan lingkungan sekolah. "Kehadiran orang tua dinilai mampu mempermudah guru dalam mengarahkan siswa memahami materi sekaligus membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan baru," katanya, Jumat (17/07/2026).
Mudayana menjelaskan, keterlibatan orang tua juga menjadi bagian penting dari masa transisi siswa sebelum mengikuti proses pembelajaran secara penuh di sekolah.
Melalui berbagai kegiatan yang disiapkan selama MPLS, pihak sekolah berharap seluruh siswa baru dapat merasa nyaman berada di lingkungan sekolah, memiliki motivasi belajar yang tinggi, serta mampu mengembangkan kemandirian dan keterampilan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5654 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan