Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pariwisata Bangli Tetap Stabil di Tengah Konflik Timur Tengah
BERITABALI.COM, BANGLI.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap sektor pariwisata global, termasuk di Bali.
Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran dikhawatirkan berdampak pada mobilitas wisatawan internasional.
Penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah bahkan menyebabkan pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan internasional menuju Bali. Situasi ini berpotensi mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata.
Meski demikian, sektor pariwisata di Kabupaten Bangli masih terbilang stabil. Hingga saat ini, jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut belum mengalami penurunan signifikan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, mengatakan dalam industri pariwisata faktor keamanan menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan sebelum melakukan perjalanan.
"Jika dianggap berisiko dapat dipastikan wisatawan akan membatalkan rencana kunjungannya," ungkapnya.
Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa hingga saat ini konflik di kawasan Timur Tengah belum memberikan dampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Bangli.
"Jumlah kunjungan masih normal sekitar dua ribu hingga tiga ribu wisatawan per hari," sebutnya.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh karakter pasar wisata Bangli yang sebagian besar berasal dari wisatawan domestik serta kawasan Asia Timur.
Wisatawan dari negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan China masih mendominasi kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Bangli. Sementara wisatawan asal Eropa memang ada, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan terhadap total kunjungan.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah berupaya terus menjaga stabilitas sektor pariwisata agar tetap tumbuh di tengah dinamika global.
Ke depan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli juga akan semakin masif melakukan promosi pariwisata ke negara-negara yang tidak terdampak konflik, sehingga kunjungan wisatawan ke Bangli dapat terus terjaga di tengah ketegangan geopolitik dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5687 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan