Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pasemetonan Diharapkan Tidak Menjadi Sekat Kehidupan Beragama
Minggu, 25 Maret 2018,
23:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com.Bangli, Gubernur Pastika mengharapkan pasemetonan tidak menjadi sekat pemisah kehidupan beragama di Bali, namun sebaliknya pasemetonan bisa memperkuat persatuan masyarakat Bali.
[pilihan-redaksi]
"Bali itu kecil, jaman dahulu Bali hancur karena kita terpecah, oleh karena itu jangan bangun tembok, bangunlah jembatan agar masyarakat Bali bersatu," ujar Pastika saat membuka secara resmi Mahasabha ke-VI Paragotra Sentana Dalem Tarukan yang turut dirangkaikan dengan HUT PGSDT ke-49 dan Dharma Shanti Nyepi di wantilan Dharma Kerthi Mandala Pura Kawitan Dalem Tarukan Desa Pulasari, Tembuku, Bangli, Minggu (25/3).
"Bali itu kecil, jaman dahulu Bali hancur karena kita terpecah, oleh karena itu jangan bangun tembok, bangunlah jembatan agar masyarakat Bali bersatu," ujar Pastika saat membuka secara resmi Mahasabha ke-VI Paragotra Sentana Dalem Tarukan yang turut dirangkaikan dengan HUT PGSDT ke-49 dan Dharma Shanti Nyepi di wantilan Dharma Kerthi Mandala Pura Kawitan Dalem Tarukan Desa Pulasari, Tembuku, Bangli, Minggu (25/3).
Lebih lanjut ia mejelaskan sebagai salah satu komunitas tradisional spiritual, Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) sudah berkontribusi terhadap pembangunan kemasyarakatan dan keagamaan di Bali. Tetapi seiring perkembangan jaman perlu juga dilakukan evaluasi internal dalam pembinaan umat dan pasemetonan, sehingga para pratisentana tidak terlena dengan masa lalu dan bisa menghadapi tantangan saat ini maupun masa depan.
"Sebagai warih Ida Dalem Tarukan, yang patut diwarisi adalah apinya bukan debunya. Kalau mewarisi apinya itu yg bermanfaat. Jangan ajarkan untuk bernostalgia terus, ajarkan agar pratisentana bekerja keras, cerdas, disiplin tinggi, karakter kuat berpegang teguh pada dharma sehingga menjadi pratisentana yang "sakti" yang bisa menghadapi tantangan saat ini dan masa depan, bukan masa lalu," tegasnya
Inilah, kata dia tantangan para pengurus, untuk fokus pada pembangunan SDM, konkretnya jika ada pratisentana yang miskin dan tidak mampu bersekolah untuk mampu mengangkat dan menyekolahkan mereka, bangun kepedulian terhadap sesama.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Ketua Umum PGSDT Nyoman Gunawan menjelaskan organisasi yang anggotanya pasemetonan PGSDT bertujuan untuk menjaga bhisama yang diwariskan leluhur berdasakan bhakti dan sradha. Ia berharap Mahasabha yang digelar bisa menampung seluruh aspirasi pratisentana dan melaksanakan evaluasi program yang sudah berjalan.
Sementara itu Ketua Umum PGSDT Nyoman Gunawan menjelaskan organisasi yang anggotanya pasemetonan PGSDT bertujuan untuk menjaga bhisama yang diwariskan leluhur berdasakan bhakti dan sradha. Ia berharap Mahasabha yang digelar bisa menampung seluruh aspirasi pratisentana dan melaksanakan evaluasi program yang sudah berjalan.
Ketua Panitia Mahasabha Gede Suparta, bahwa perencanaan program pembangunan berikutnya akan difokuskan sesuai arahan Gubernur Bali yakni diantaranya pembangunan penguatan SDM semisal sertifikasi kompetensi yang dimiliki dan penguatan pembangunan daya saing di era globalisasi, yang dirancang dalam program kerja jangka pendek, menengah dan panjang. Lebih jauh Ia merinci jumlah total anggota PGSDT mencapai 17.900 kk lebih yang tersebar di 668 perkumpulan Dadya di Bali dan bahkan sudah menyebar ke luar Bali seperti Sulawesi Tengah, NTB, Papua, Lampung dan provinsi lainnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5743 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2195 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026