Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pasutri di Mendoyo Jembrana Tewas Diserang Tawon di Kebun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sepasang suami istri asal Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, meninggal dunia setelah diduga diserang tawon saat berada di kebun milik mereka di Banjar Kedisan, Selasa (20/1/2026) sore.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026). Kedua korban masing-masing bernama Dewa Ketut Suparta (70) dan istrinya Dewa Ayu Made Gati (57).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WITA ketika pasangan lansia itu sedang beristirahat di sebuah bale kecil di kebun mereka. Saat itu, sang istri memindahkan tumpukan daun kelapa kering yang berada di sekitar lokasi.
Tanpa disadari, di bawah tumpukan daun tersebut terdapat sarang tawon. Ketika daun diangkat, gerombolan tawon langsung menyerang kedua korban secara tiba-tiba.
Dalam upaya menyelamatkan diri, keduanya berlari ke arah yang berbeda. Namun, Suparta terjatuh dan kepalanya terbentur akar pohon sehingga tidak mampu melanjutkan pelarian. Serangan tawon kembali terjadi hingga korban akhirnya tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Warga yang datang ke kebun tersebut menemukan Suparta sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka oleh warga setempat.
Sementara itu, istri korban sempat berhasil diselamatkan dan dilarikan ke Puskesmas I Mendoyo untuk mendapatkan perawatan medis. Korban sempat diperbolehkan pulang sekitar pukul 18.00 WITA, namun kembali mengalami kejang-kejang pada malam harinya dan dibawa kembali ke puskesmas.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WITA. Dari hasil pemeriksaan tim Ident Polres Jembrana bersama tenaga medis, ditemukan sejumlah tanda luka pada tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan tim Ident Polres Jembrana dan tenaga medis, ditemukan sejumlah tanda luka seperti bekas sengatan tawon, lebam di punggung, serta luka pada bagian kepala dan bibir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5732 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan