Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Patung Dewa Danu Tertinggi Dan Terbesar Di Indonesia
BERITABALI.COM, BANGLI.
Penyerahan rekor MURI bersamaan dengan peresmian Patung Dewi Danu bertempat di jaba tengah Pura Ulundanu Batur pada Redite Kliwon Medangkungan, Minggu (31/12). Peresmian patung dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, sejumlah pejabat perwakilan dari beberapa kementerian serta raja-raja se-nusantara.
Proses pembangunan patung Dewi Danu membutuhkan waktu satu tahun dua bulan tiga hari dengan melibatkan sejumlah pematung yang diketuai I Gede Wibawa bersama krama Desa Songan serta dukungan Senator DPD RI, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastraputra Suyasa III (AWK). Saat peresmian patung Dewi Danu, AWK menjelaskan pembuatan patung merupakan cita-cita warga Songan. Pada tahun 2016, rencana tersebut mulai digarap tepat pada 17 Agustus dengan peletakan batu pertama. Patung Dewi Danu atau Dewi Kemakmuran yang berdiri di atas batu padas bentukan alam sebagai ikon Danau Batur diyakini akan memberikan kemakmuran bagi masyarakat.
Awal pembangunan patung Dewi Danu, pematung Gede Wibawa mendapat pawisik dan mimpi agar dibuatkan kendaraan berupa naga dan ikan mujair yang menjadi ciri khas Danau Batur. Setelah pembangunan berjalan, kembali ada pawisik agar dibangun lima patung sebagai dayang. “Mendapat pawisik seperti itu, Gede Wibawa langsung menambah pembangunan patung. Syukur pengerjaan selama ini berjalan lancar,” ungkap AWK. Adapun patung yang menghiasi yakni patung ksatria raja, patung dayang-dayang, dan patung dayang-dayang membawa kendi.
AWK berharap, ke depan Patung Dewi Danu menjadi tujuan wisata spiritual dan bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar. Untuk sampai ke Patung Dewi Danu, pengunjung harus menyeberangi danau dengan perahu. AWK tidak ingin dibuatkan jalan penguhung. “Alasannya agar pengunjung bisa menikmati suasana menyeberangi danau, selain itu warga setempat ada pendapatan dengan menyewakan jasa penyeberangan. Tentu biaya disesuaikan,” sebutnya. Rektor termuda di Indonesia ini meminta pemerintah daerah bisa mendukung rencana tersebut. Ada penataan lebih lanjut, seperti keamanannya. Pemerintah bisa mempersiapkan pelampung.
Sementara Perbekel Desa Songan, Jro Lanang menyampaikan harapan besar warga Songan agar patung Dewi Danu menjadi ikon wisata spiritual di Bangli. Dengan diresmikan Patung Dewi Danu, Jro Lanang berkomitmen untuk senantiasa menjaga kesucian areal Pura Ulundanu Batur. “Kehadiran beliau (patung Dewi Danu) bisa mengangkat perekonomian warga Desa Songan,” imbuhnya.
Dijelaskan, pembuatan patung Dewi Danu dengan tinggi 15 meter menggunakan beton yang bahan dari pasir Kintamani. Masyarakat secara gotong royong mengangkut material dari pinggir danau menuju lokasi menggunakan rakit yang selanjutnya ditarik menggunakan perahu. Masyarakat Desa Songan bersama 14 orang pematung yang dipimpin I Gede Wibawa asal Penyaringan, Jembrana bahu-membahu membangun patung Dewi Danu. “Material yang digunakan material lokal. Setelah patung yang berbahan beton ini jadi, selanjutnya dihias dengan cat berwarna emas. Menjadi kebanggan, patung Dewi Danu memperoleh rekor MURI,” sebutnya. Ditegaskan, biata patung bersumber dari dana pribadi AWK.
.
.
Sumber: NUSABALI.com
https://www.nusabali.com/berita/22816/patung-dewi-danu-tertinggi-dan-terbesar-di-indonesia
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5748 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan