Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pedagang Meluber ke Jalan, Kota Bangli Terkesan Semrawut
BERITABALI.COM, BANGLI.
Setelah terbakar tahun 2012 lalu, pembangunan pasar Kidul Bangli tak kunjung jelas penyelesaiannya. Selain mengganggu arus lalu lintas di jalan utama kota Bangli, luberan pedagang ke jalan juga membuat kota Bangli tambak semrawut dan terkesan kumuh.
Keluhan terkait kondisi ini antara lain dikemukakan seorang warga, Nyoman Pujawan. Menurut Nyoman, sudah seharusnya pemerintah Bangli menjelaskan proses pembangunan pasar Kidul yang terbakar 2012 silam.
"Sepertinya Masyarakat Bangli Bali terkesan Masyarakat yang polos, lugu, dan permisif. Sampai-sampai tidak berani mempertanyakan kapan Pasar Kidul yang merupakan satu-satunya Pasar di Kota Bangli akan selesai direhab,"ujarnya.
Pembangunan kembali pasar yang tak kunjung selesai, kata Nyoman, berdampak pada suasana sekitar pasar terutama kondisi lalu lintasnya.
"Kondisi saat ini jauh dari kesan pasar Kabupaten. Pusat kota mulai sepanjang jalan dari Barat, Timur, Utara maupun Selatan, terkunci oleh pedagang yang meluber ke jalanan dengan berbagai aneka dagangannya," ujar pria Bangli yang lama merantau ke Pulau Jawa ini.
Nyoman berharap agar pemerintah kabupaten Bangli mau menjelaskan kapan pembangunan pasar kidul akan rampung, sehingga wajah kota Bangli kembali cantik.
Seperti diketahui, Pasar Kidul Bangli, Bali, Selasa (11/9/2012) silam terbakar hebat. Akibat musibah itu, sedikitnya 104 ruko dan puluhan kios dilaporkan ludes terbakar.
Sejumlah pedagang dan saksi mata menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Api berasal dari lantai dua ruko dan dengan cepat menyambar bangunan ruko dan kios yang saling berdekatan.
Saksi mata lainnya menuturkan, api dengan cepat berkobar setelah muncul ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas yang dijual di sejumlah ruko. Ledakan itu langsung menyambar bangunan ruko dan kios yang saling berdekatan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan