Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pelawak Dolar Meninggal Setelah Muntah Darah
Sabtu, 9 Juli 2016,
21:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Dunia seni di Bali berduka. Menyusul kepergian seniman drama gong legendaris, I Wayan Tarma atau yang lebih dikenal dengan Dolar (62), Sabtu (9/7/2016). Almarhum asal Banjar Siladan, desa Tamanbali, Bangli menghembuskan nafas terakhirnya setelah satu jam mendapat perawatan di UGD RSU Bangli sekitar pukul 05.30 Wita. Saat tiba di RSU Bangli, almarhum mengeluhkan muntah darah.
Sesuai keterangan yang berhasil dihimpun dari pihak keluarga dan tim medis di RSU Bangli, jazad almarhum sampai kini masih di titipkan di Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSU Bangli karena masih ada upacara keagamaan.
Komang Adi Suardana, anak bungsu almarhum saat ditemui di rumah duka menerangkan, riwayat sakit yang diderita ayahnya menderita penyakit komplikasi, sejak empat tahun silam.
“Sejak empat tahun ayah mulai sakit, awalnya mengeluhkan kencing manis, jantung dan terakhir stroke,” ungkapnya.
Karena penyakitnya itu, praktis Dolar tidak bisa beraktivitas dan berkaya lagi. Selama empat tahun terakhir, Dolar menghabiskan hidupnya dikursi roda dan sempat bolak-balik ke RSUP Sanglah untuk melakukan perawatan.
“Sebelum meninggal, sejak Jumat kemarin (8/7/2016), ayah sempat muntah darah kental sebanyak dua kali dan sempat mengeluarkan kotoran berwarna hitam,” jelasnya, seperti dilansir suaradewata.
Selanjutnya, karena kondisinya semakin kritis pihak keluarga merujuk almarhum ke RSU Bangli pukul 04.30 Wita.
Tiba di RSU Bangli, Dolar langsung mendapatkan penanganan intensif. Hidungnya langsung dimasuki selang untuk membersihkan darah yang menggumpal. Meski upaya maksimal sudah dilakukan, namun jiwanya tidak tertolong. Sekitar pukul 05.30 Wita, Dolar dinyatakan meninggal dunia.
Kini jenazah seniman drama gong tersebut masih dititipkan di RSU Bangli. Jenazah Dolar saat ini belum dibawa pulang ke rumah karena masih berlangsung upacara keagamaan. Sebab, pada hari Dolar meninggal bertepatan dengan Hari Tumpek Landep.
Pihak keluarga juga sudah langsung meminta petunjuk ke Ida Pedanda dari Geria Tengah Siladan, untuk menentukan hari baik pengabenan. Disepakati upacara pitra yadnya akan dilaksanakan antara tanggal 15 atau 16 Juli mendatang.[bbn/sdc/psk]
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026