Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pendapatan Menurun, Tukang Ojek Mengeluh
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebijakan PT. ASDP Ketapang-Gilimanuk yang melarang ojek mengantar atau mencari penumpang di mulut dermaga pelabuhan Gilimanuk mulai 1 Agustus lalu, berdampak pada menurunnya pendapatan puluhan ojek dari berbagai pangkalan. Akibat kebijakan tersebut, penghasilan puluhan tukang ojek di Gilimanuk merosot tajam.
Keluhan tersebut disampaikan oleh perwakilan ojek dalam pertemuan yang dihadiri oleh Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, Kepala KP3, AKP I Ketut Suparta dan Lurah Gilimanuk I Ketut Eko Susilo, di ruang VIP ASDP Gilimanuk, Kamis (7/8).
Yuni, ketua ojek pangkalan pelabuhan menyampaikan, akibat larangan tersebut, penghasilan mereka semakin menurun. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, sebagian besar tukang ojek yang ada di Gilimanuk kelimpungan.
"Kami kesulitan mencari pekerjaan lain karena kami tidak punya keterampilan selain ngojek. Kami bingung dengan kondisi ini, jika terus begini anak istri kami makan apa," ujarnya.
Yuni meminta agar ASDP memberikan kelonggaran kepada ojek pelabuhan agar tetap bisa menunggu penumpang di mulut dermaga namun dengan jumlahnya dibatasi yakni maksimal 5 orang.
"Kami mendukung kebijakan ini, namun tolong beri kami kebijaksanaan untuk menunggu penumpang di mulut dermaga dengan bergiliran 5 orang," pintanya.
Yuni mengaku kebingungan jika aspirasi mereka tidak diterima. "Apakah kami harus mengadu ke DPRD, meminta bupati agar mengembalikan terminal ke tempat lama," tandasnya.
I Komang Pasek, perwakilan ojek pangkalan terminal Gilimanuk, mengatakan masalah ini adalah masalah perut tukang ojek dan keluarganya, seharusnya ASDP memberikan kebijakan sehingga tukang ojek terminal dan tukang ojek pangkalan lain di luar pelabuhan tetap bisa mengantar penumpang sampai mulut dermaga.
"Kalau tidak diberikan kebijakan darimana kami bisa makan," terangnya, diamini perwakilan ojek lainnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan