Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Perempuan Jembrana Dilatih Instruktur Jepang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selama lima hari, Kantor Diklat Jembrana melakukan pelatihan untuk memberdayakan perempuan. Tak tanggung-tanggung, tiga instruktur Jepang didatangkan guna memberi pelatihan cara membuat sengko (dupa Jepang).
Bupati Jembrana, I Gede Winasa, yang ditemui, Kamis (6/9), mengatakan pelatihan pemberdayaan perempuan tersebut sangat erat kaitannya dengan pencapaian MDGs Kabupaten Jembrana yang ditargetkan dicapai pada tahun 2010.
"Pelatihan ini ditutup tadi dan telah dilaksanakan selama lima hari. Pelatihan membuat sengko untuk para perempuan ini diharapkan dapat memberdayakan mereka. Sengko ini memiliki fungsi beragam. Selain untuk dupa, sengko juga dapat dijadikan hiasan dan pengharum ruangan dengan daya tahan mencapai tiga tahun," jelasnya.
Melalui penerjemahnya, salah seorang instruktur Jepang, Okuno Yoshi Aki, mengaku jika daya tangkap 37 perempuan Jembrana yang mengikuti pelatihan cukup besar dibandingkan daerah lainnya.
Nantinya, jelasnya, hasil kerajinan sengko yang dikerjakan mereka akan dipasarkan di Jepang."Pasar sengko di negeri kami cukup besar. Untuk satu set sengko yang terdiri dari dua bunga mawar besar, dua pucuk mawar, dan lima lembar daun dapat dijual hingga 1500 yen.
Meski bahannya masih dari Jepang, perempuan Jembrana yang akan mengerjakannya untuk dipasarkan di sana," demikian Okuno Yoshi Aki.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5667 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan