Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Polisi Telusuri Lokasi Pembuatan Senjata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aparat Polres Buleleng menyisir sejumlah lokasi di Buleleng, pasca penemuan sejumlah senjata tajam di sebuah rumah kosong Dusun Nyung Sanghyang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, (18/7) lalu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemilik senjata tersebut.
7 buah busur panah bersama 37 anak panah serta 17 buah ketapel yang ditemukan secara pasti belum diketahui pemiliknya, namun untuk mengusut kepemilikan senjata tradisional tersebut, polisi hari ini menyasar lokasi pembuatannya di wilayah Kecamatan Seririt.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Pande Putu Sugiarta mengungkapkan, lokasi pemesanan untuk membuat senjata tradisional itu telah terlacak oleh polisi.
Kita masih melakukan penyelidikan secara intensif, ungkap Pande Sugiarta yang tidak menampik bila temuan senjata tradisional itu terkait dengan ketidakpuasan sejumlah kelompok warga atas hasil Pilkada di Buleleng.
Dari informasi yang diterima beritabali.com, senjata tradisional tersebut diduga dipersiapkan untuk mengacaukan keamanan di Buleleng menjelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih. Senjata tradisional itu juga sangat berhubungan dengan sejumlah pelaku aksi pembakaran dan pengerusakan Kantor Kepala Desa yang masih dalam pengejaran polisi, diantaranya Made Artawa alias Tawok.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5668 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2522 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan