Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pondok Umapadi, Kuliner Klasik Bernuansa Desa di Tembuku Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebuah tempat makan unik dan klasik hadir di Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Dengan suasana pedesaan yang alami dan asri, Pondok Umapadi menjadi pilihan untuk melepas penat setelah disibukkan berbagai aktivitas keseharian.
Pemilik Pondok Umapadi, Desak Ariani, mengatakan tempat ini awalnya merupakan rumah kosong milik almarhum kakeknya. Rumah tersebut kemudian disulap menjadi tempat makan yang menyajikan beragam menu tradisional dengan tetap mempertahankan bangunan tempo dulu yang sederhana, asri, dan menyatu dengan alam sekitar.
Awal mula Pondok Umapadi dikenal publik berangkat dari unggahan keseharian Desak Ariani di media sosial. Aktivitas sederhana seperti memberi makan ayam, memasak, hingga membersihkan rumah menarik perhatian warganet. Respons positif terus berdatangan hingga banyak yang ingin berkunjung langsung.

Dari situ, Desak Ariani memutuskan membuka Pondok Umapadi sebagai tempat makan klasik dengan sajian menu tradisional Bali. Beberapa menu andalan di antaranya laklak Umapadi yang terbuat dari campuran santan dan daun suji alami, nasi sela lengkap dengan pindang, sambal kecombrang, serta sayur urap.
Selain itu, tersedia pula menu lain seperti tipat cantok, tipat kare ayam, pisang goreng, dan aneka hidangan tradisional lainnya. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, mulai dari Rp3.000 hingga Rp15.000. Menariknya, sebagian besar bahan makanan dipetik langsung dari kebun di belakang rumah.
Dengan suasana pedesaan yang masih kental dan menu tradisional yang disajikan, pengunjung mendapatkan pengalaman bersantap yang berbeda. Salah seorang pengunjung asal Denpasar, Titin, mengaku senang bisa berkunjung karena suasana tempo dulu di Pondok Umapadi mengingatkannya pada masa lampau dan mampu meredakan kepenatan.
Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dapat memetik buah langsung dari kebun, seperti salak gula pasir, durian, pepaya, dan manggis. Pondok Umapadi buka setiap hari Sabtu dan Minggu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan