Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Proyek Ditunda, Rekanan Merugi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Instruksi Bawasda tentang penundaan pengerjaan konstruksi kap baja ringan membuat PT Satria Cipta Asta Kencana merugi. Pasalnya, meski penundaan pengerjaan kap di proyek rehabilitasi gedung SD di Jembrana tersebut dilakukan, mereka tetap harus membayar gaji tukang.
Penanggung jawab dari PT Satria Cipta Asta Kencana di Jembrana, Gede Arta, tadi mengungkapkan pihaknya mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat instruksi tersebut. Namun demikian, sejauh ini Arta belum dapat menyebutkan secara pasti nominal kerugian yang harus ditanggung perusahaannya.
" Yang pasti jumlahnya besar karena pekerjanya banyak. Sebenarnya kerugian materi itu tidak terlalu kami permasalahkan. Yang membuat kami risau justru akibat penundaan itu waktu kami terbuang sia-sia. Ini kan juga mempertaruhkan reputasi perusahaan, " keluhnya.
Sementara Kepala Bawasda Jembrana, IGP Sudhiarsa, membenarkan jika pihaknya telah memberi instruksi kepada PT Satria Cipta Asta Kencana untuk melakukan penundaan pengerjaan konstruksi kap baja ringan di gedung-gedung SD yang tengah direhab tersebut.
Hal tersebut dilakukan karena pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terkait ketidaksesuaian jenis baja ringan yang digunakan dengan yang tertera dalam kontrak kerjasama.
" Kami masih mengkajinya dan meneliti kelayakan jenis baja ringan yang digunakan rekanan sebagai bahan konstruksi atap, " tandasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan