Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Puncak Musim Hujan, BMKG Jembrana Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Memasuki pertengahan Februari, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bali, khususnya Kabupaten Jembrana, masih diperkirakan dipengaruhi hujan lebat disertai angin kencang. Informasi ini disampaikan BMKG Jembrana berdasarkan hasil pemantauan data cuaca terkini.
Staf Analisa Data BMKG Jembrana, Trayi Budi, menjelaskan bahwa periode Januari hingga Februari merupakan puncak musim hujan. Pada rentang waktu ini, peluang hujan mencapai 90 persen dengan intensitas yang dapat menembus 50 milimeter per hari.
Dalam wawancara pada Jumat (13/02/2026), Trayi Budi menyebutkan kondisi cuaca yang terjadi belakangan masih tergolong ekstrem dan perlu diwaspadai oleh masyarakat.
“Sejak awal Februari, curah hujan meningkat cukup tajam. Untuk tanggal 14–15 Februari, potensi hujan sedang hingga lebat masih tinggi. Kemudian tanggal 17–18 Februari, hujan lebih mungkin turun pada siang hingga sore hari,” ujarnya.
Selain hujan lebat, potensi angin kencang dan petir juga masih menjadi ancaman di wilayah Jembrana dan sekitarnya.
“Angin rata-rata cukup kencang, dan potensi petir masih harus diwaspadai. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama yang beraktivitas di luar ruangan,” ungkapnya.Sementara itu, kondisi perairan di Selat Bali terpantau relatif aman meski potensi hujan lebat tetap perlu diantisipasi. Untuk perairan selatan Jembrana, tinggi gelombang berada di kisaran 2 hingga 2,5 meter dan diperkirakan bertahan hingga sepekan ke depan.
BMKG Jembrana juga mencatat pergerakan awan hujan saat ini dipicu oleh angin dari barat daya dan selatan yang membawa massa udara basah menuju wilayah Bali bagian barat dan selatan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan