Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Puri Bunutin Gelar Ritual Titi Mamah
Bunutin
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pada 6 Februari 2008 mendatang, Puri Agung Bunutin Bangli akan menggelar upacara Titi Mamah. Upacara ini unik karena merupakan bentuk akulturasi dua keyakinan berbeda yakni Hindu dan Muslim.Prosesi upacara Titi Mamah ini akan digelar di Pura Langgar di areal Puri Bunutin Bangli. Upacara ini akan dimulai pukul 6 pagi waktu setempat hingga malam hari.
Upacara Titi Mamah ini akan diwarnai dengan tradisi mengkurbankan seekor sapi jantan muda yang belum ditusuk hidungnya. Sebelum dikurbankan dengan disembelih, sapi jantan muda ini akan diupacari dengan ritual tertentu.
“Setelah dipotong, daging sapi jantan akan dibagi kepada warga. Sementara bagian kepala, kulit, dan beberapa bagan tubuh tertentu dari sapi muda ini akan dipersembahkan sebagai kurban dengan melarungnya ke kolam di sekitar Pura Langgar,” jelas Agung Oka Widyarshana, tokoh Puri Bunutin Bangli.Upacara Titi Mamah ini digelar setiap tahun sekali, yakni setiap bulan tilem atau mati, pada sasih kaulu sekitar bulan Februari.
Selain dihadiri oleh umat Hindu, upacara ini juga akan dihadiri oleh umat Muslim, mengingat Pura Langgar merupakan sebuah langgar yang terletak di dalam areal Pura Merajan Puri Bunutin.“Ini merupakan bentuk akulturasi dua keyakinan berbeda yakni Hindu dan Muslim yang telah terjalin dengan sangat baik di Bali sejak ratusan tahun silam,” kata Agung Oka. (bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5645 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan