Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Putri Koster Serahkan Bantuan Bagi Balita Kekurangan Berat Badan di Bangli
Senin, 3 Desember 2018,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com,Bangli. Di sela-sela kegiatan Penilaian Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan dan lomba-lomba dalam rangka HKG dan Jambore PKK Tahun 2018 di Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Putri Suastini Koster berkesempatan mengunjungi balita yang kekurangan berat badan dan tuna wicara.
[pilihan-redaksi]
Adalah Kadek Dela Puspita umur 2.5 tahun yang memiliki berat badan 10 kg dari ideal berat badan anak seumurannya 11.5kg dan Kakaknya bernama Wayan Suartana Yasa berumur 7 th yang tuna wicara atau tidak bisa bicara sejak lahir, mereka berdua adalah anak-anak dari Pasangan Wayan Budiarta dan Ni Wayan Puji Andayani.
Adalah Kadek Dela Puspita umur 2.5 tahun yang memiliki berat badan 10 kg dari ideal berat badan anak seumurannya 11.5kg dan Kakaknya bernama Wayan Suartana Yasa berumur 7 th yang tuna wicara atau tidak bisa bicara sejak lahir, mereka berdua adalah anak-anak dari Pasangan Wayan Budiarta dan Ni Wayan Puji Andayani.
Ibu Puji Andayani menceritakan bahwa anaknya yang pertama Wayan Suartana Yasa memiliki kelainan tidak bisa bicara sejak lahir dan juga cenderung ke arah autisme, untuk itu Ia menyekolahkan anaknya di Sekolah Luar Biasa (SLB) No. 1 Cempaga, sedangkan anaknya yang nomor dua saat dibawa ke Posyandu dinyatakan oleh kader PKK bahwa anaknya kekurangan berat badan.
“Ini karena ia sulit sekali makan, kalau saya berikan dia roti maka dia mau makan tapi kalau diberikan nasi tidak mau makan, tapi Dela anak yang aktif dan bicaranya pun lancar”, tuturnya dihadapan Putri Koster.
Selanjutnya, ia mengatakan bahwa akan berusaha menaikkan berat badan anaknya, di tengah keterbatasan ekonomi yang dimiliki karena suaminya hanya mengandalkan pekerjaan menjadi tukang listrik, namun ia tetap menginginkan anaknya dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Putri Koster atas bantuan yang diberikan.
Menanggapi hal tersebut, Putri Koster mengatakan bahwa walaupun di tengah himpitan kondisi ekonomi peran ibu dalam berjuang untuk kesehatan anak-anaknya tidak boleh menyerah karena anak adalah penerus bangsa jadi harus dirawat dengan baik.
[pilihan-redaksi2]
“Walaupun bapak menjadi tukang listrik dan ibu menjadi ibu rumah tangga, tapi untuk membantu suami ibu dapat melakukan pekerjaan yang bisa dilakukan dirumah, contohnya dengan cara membuat porosan, jejaitan yang kemudian bisa dijual ataupun usaha-usaha kecil lainya”, ujar Putri Koster seraya menyerahkan bantuan kepada Lansia pasangan suami istri Wayan Sukanya (70th) dan Ni Wayan Latri (70th).
“Walaupun bapak menjadi tukang listrik dan ibu menjadi ibu rumah tangga, tapi untuk membantu suami ibu dapat melakukan pekerjaan yang bisa dilakukan dirumah, contohnya dengan cara membuat porosan, jejaitan yang kemudian bisa dijual ataupun usaha-usaha kecil lainya”, ujar Putri Koster seraya menyerahkan bantuan kepada Lansia pasangan suami istri Wayan Sukanya (70th) dan Ni Wayan Latri (70th).
Untuk itu, ia berharap dengan bantuan yang diberikan tersebut dapat meringankan bebannya tapi juga tidak menjadikan berpangku tangan mengandalkan bantuan, melainkan terus berusaha demi kepentingan dan kesejahteraan keluarga. (bbn/humasbali/rob)
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5739 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2547 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026