Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ratusan Truk Barang Antre 2 Kilometer
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gelombang tinggi di perairan Selat Lombok mengganggu jadwal penyeberangan kapal ferry dari Pelabuhan Padangbai ke Lembar. Akibatnya ratusan truk barang berukuran besar tidak bisa menyeberang dan harus antre di Pelabuhan Padangbai selama 3 hingga 4 hari.
Antrean panjang truk pengangkut barang ukuran besar sudah mulai terlihat 2 kilometer menjelang masuk Pelabuhan Padangbai. Truk-truk ini kebanyakan berasal dari Pulau Jawa dengan tujuan Pulau Lombok dan Sumbawa.
Para supir truk barang mengaku sudah berada di Pelabuhan Padangbai antara 3 hingga 4 hari untuk menunggu penyeberangan ke Pulau Lombok. Mereka mengaku kelelahan menunggu sementara uang saku mereka sudah habis.“ 3 hari kerjanya makan tidur aja mas, uang sangu dari bos sudah habis,” kata Eko, supir truk dari Malang.
Tingginya gelombang di perairan Selat Lombok membuat jumlah kapal ferry yang menyeberang ke Pulau Lombok berkurang. Berdasarkan data kantor ASDP Padangbai, jumlah kapal ferry yang melayani penyebarangan kini hanya 4 hingga 6 trip per harinya, dari 18 kali trip di kondisi normal.
“ Kita belum bisa memprediksi kapan penyeberangan ke Lombok akan lancar. Dengan tinggi gelombang di Selat Lombok yang mencapai 4 meter, pihak Adpel juga tidak berani memberi ijin kepada kapal ferry pengangkut truk besar untuk menyeberang ke Pulau Lombok dengan alasan keselamatan,” kata Supervisor ASDP, Rai Bagus, hari ini.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan