Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Sapi di Bangli Dipastikan Positif Rabies
bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan hasil uji laboratorium, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan propinsi Bali memastikan bahwa seekor sapi yang tergigit anjing di Kabupaten Bangli Bali positif rabies. Sapi milik warga tersebut diketahui digigit anjing liar yang positif rabies pada pertengahan bulan lalu.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar mengatakan penularan rabies pada sapi bukan suatu ancaman karena sapi bukan binatang tipe penggigit. Namun sapi dapat tertular rabies karena sapi merupakan jenis hewan berdarah panas.
“Yang menimbulkan ancaman pada orang adalah pada hewan-hewan yang menggigit, kalau sapi tidak menggigit dia, makanya dia bukan hewan penular, tetapi dia akan menjadi kejadian terahir pada sapi, karena sapinya akan mati, kalau orang masih mungkin menggigit,” ujar Putu Sumantra.
Sumantra mengakui kasus rabies pada sapi ini merupakan kasus kedua, setelah sebelumnya juga pernah terjadi pada 2010 pada sapi di kabupaten Tabanan. Sumantra mengingatkan yang perlu diwaspadai adalah penularan rabies pada kucing dan kera, namun sampai saat ini belum ditemukan kasus rabies pada kucing dan kera di Bali.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan