Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Siswa SMP di Bangli Diedukasi Tanggap Bencana
BERITABALI.COM, BANGLI.
Upaya meningkatkan pemahaman tanggap bencana sejak dini terus digencarkan di Kabupaten Bangli.
Edukasi dan pelatihan pertolongan pertama dinilai penting untuk meminimalkan korban jiwa, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian bencana kapan saja.
Pemahaman sejak dini terkait pertolongan pertama akibat dampak bencana sangatlah penting, yang mana hal ini akan berdampak pada minimnya korban jiwa yang bisa ditimbulkan. Untuk itu, diperlukan komitmen dan kerja sama seluruh pihak untuk terus melakukan edukasi dan pelatihan.
Seperti yang terlihat di beberapa sekolah SMP di Kabupaten Bangli, para siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi dan pelatihan terkait aman bencana dan pertolongan pertama. Kegiatan ini digelar oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bangli pada Kamis (11/12/2025).
Salah satu siswa, ni putu puspita sari, mengaku sangat senang dengan pelatihan yang diberikan. Dirinya mengaku sangat senang dengan pelatihan yang diberikan sehingga bisa memahami berbagai langkah ketika terjadi suatu bencana.
Menurutnya, pemahaman tersebut membuatnya lebih siap, tidak mudah panik, dan mampu mengambil langkah yang tepat saat terjadi situasi darurat.
Wakil Ketua FPRB Bangli, I Wayan Widana, juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama kalangan pelajar.
"Mengingat saat ini sudah memasuki cuaca ekstrem, dan bencana bisa terjadi dimana dan kapan saja, maka pemahaman terkait kewaspadaan dan tanggap bencana bagi seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting," ungkapnya.
Ia berharap seluruh warga sekolah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang memadai untuk bertindak cepat dan benar saat terjadi bencana.
Dengan komitmen bersama melalui pemahaman aman bencana, kesadaran dan budaya siaga bencana di lingkungan sekolah diharapkan semakin kuat. Langkah ini menjadi pondasi agar satuan pendidikan tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan