Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
SMPN 1 Tembuku Tanamkan Peduli Sampah Sejak Dini
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar peduli terhadap lingkungan. Melalui edukasi dan praktik langsung pengelolaan sampah sejak dini, diharapkan persoalan sampah ke depan dapat ditangani secara lebih berkelanjutan.
Upaya tersebut seperti yang dilakukan SMP Negeri 1 Tembuku, Kabupaten Bangli. Sekolah ini secara konsisten menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada siswa melalui berbagai kegiatan pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pembuatan kerajinan berbahan daur ulang, hingga pemanfaatan teba modern untuk menghasilkan kompos.
Kepala Sekolah SMPN 1 Tembuku, I Putu Eka Pradnyana, mengatakan penguatan karakter siswa dalam pengelolaan sampah terus diintensifkan melalui pendidikan dan pembiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.
“Untuk memperkuat karakter anak didik terkait kesadaran dalam mengelola sampah, pihak sekolah terus mengintensifkan pendidikan agar siswa mampu memanfaatkan sampah menjadi barang berguna. Setiap hari anak didik wajib memilah sampah antara organik dan anorganik. Sampah plastik diolah menjadi kerajinan atau dikerjasamakan dengan bank sampah, sedangkan sampah organik diolah melalui teba modern untuk dijadikan pupuk,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini karakter siswa dalam pengolahan sampah sudah berjalan dengan baik. Tidak hanya diterapkan di sekolah, kebiasaan tersebut juga mulai dibawa ke rumah dan lingkungan masing-masing siswa.
“Karakter peduli sampah ini tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi sudah dibawa ke rumah dan lingkungan siswa, sehingga memberikan dampak positif terhadap penanganan sampah secara lebih luas,” jelasnya.
Dengan komitmen bersama, sekolah tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bersih, tetapi juga ikut mendukung target nasional dalam penanganan sampah. Sampah pun diharapkan tidak lagi menjadi beban, melainkan dapat memberikan manfaat dan bernilai ekonomi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5695 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2533 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan