Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Terkendala Anjing Liar, Bangli Gencarkan Vaksinasi Massal Tekan Rabies
BERITABALI.COM, BANGLI.
Upaya menekan kasus rabies di Kabupaten Bangli terus digencarkan. Hingga saat ini, populasi anjing liar masih menjadi kendala utama dalam penanganan rabies di wilayah tersebut.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mengintensifkan vaksinasi rabies massal serta gerakan kontrol populasi anjing melalui program sterilisasi dan kastrasi.
Salah satu kegiatan vaksinasi massal dan kontrol populasi anjing tersebut belum lama ini dilaksanakan di wilayah Susut. Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat yang mendukung langkah pemerintah dalam menekan penyebaran rabies.
Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, menyampaikan bahwa berkat kerja sama seluruh pihak, kasus rabies di Kabupaten Bangli dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Ia menegaskan, tingginya cakupan vaksinasi menjadi faktor utama dalam menekan kasus positif rabies pada hewan.
“Berkat kerja sama seluruh pihak, kasus rabies di Bangli dari tahun ke tahun terus menurun. Tingginya cakupan vaksinasi juga menjadi salah satu faktor utama untuk menekan kasus positif rabies pada hewan,” ujar Sarma, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 capaian vaksinasi rabies di Kabupaten Bangli mencapai 86 persen dari total populasi lebih dari 46 ribu ekor hewan penular rabies (HPR). Sementara pada tahun 2026, pihaknya menargetkan cakupan vaksinasi minimal di atas 80 persen.
Namun demikian, keberadaan anjing liar masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Dinas PKP Bangli terus menggencarkan vaksinasi massal serta program sterilisasi dan kastrasi dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Keberadaan anjing liar masih menjadi kendala, sehingga kami terus menggencarkan vaksinasi massal dan kontrol populasi melalui sterilisasi dan kastrasi dengan melibatkan pihak terkait,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Dinas PKP Bangli berharap kasus rabies di Kabupaten Bangli dapat terus ditekan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan