Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tim KIE Bangli Turun Lapangan, Sampah Berkurang 3 Ton per Hari
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli terus memaksimalkan peran Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk memastikan penanganan sampah berjalan optimal dari hulu.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup yang memperkuat penanganan sampah nasional tahun 2026 dengan mewajibkan pembentukan Tim KIE di seluruh kabupaten/kota.
Baca juga:
Teba Modern Kurangi Sampah ke TPA Bangli
Kepala DLH Bangli, I Putu Ganda Wijaya, megatakan Tim KIE di Bangli telah terbentuk sejak 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari DLH, tokoh masyarakat, hingga pemerhati lingkungan.
Ia menegaskan, persoalan sampah saat ini menjadi isu krusial yang membutuhkan penanganan serius dan kolaboratif dari seluruh pihak. Tim KIE pun secara aktif turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di tingkat desa, kelurahan, hingga banjar.
Upaya tersebut difokuskan pada penyusunan strategi pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Dengan pendekatan ini, diharapkan pengelolaan sampah organik dan anorganik dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Progres Tim KIE juga diselaraskan dengan berbagai kebijakan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten Bangli," katanya, Jumat (17/4/2026).
Hasilnya mulai terlihat, di mana terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. Dalam satu hari, volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) mampu ditekan hingga sekitar 3 ton.
Ke depan, DLH Bangli menargetkan hanya sampah residu yang dibuang ke TPA, sehingga pengolahan dapat dilakukan dengan sistem controlled landfill. Sistem ini dinilai mampu mengurangi dampak negatif seperti bau, lalat, serta pencemaran lingkungan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan