Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Transit Turis Rambut Siwi Tak Terurus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rest area Rambut Siwi kini kondisinya sangat memprihatinkan. Daerah transit wisatawan yang ditarget menggaet ratusan wisatawan kini ditumbuhi padang ilalang, dan sejumlah fasilitasnya telah mengalami kerusakan.
Berdasarkan pantauan Beritabali.com siang tadi, sejumlah bangunan yang ada di rest area ini mengalami kerusakan. Wantilan yang semula dijadikan lokasi berjualan souvenir, kini menjadi sarang kelelawar. Fasilitas toilet pun kini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Ketua Komisi C DPRD Jembrana, I Ketut Wirata Winaya mengatakan, pemerintah daerah semestinya memiliki perencanaan yang matang untuk mengelola kawasan ini.
“Kalau tidak direncanakan secara matang, bukan tidak mungkin rest area itu mubazir lagi seperti sekarang ini. Apalagi dana APBD untuk menata kawasan tersebut cukup banyak tersedot,” kritik Wirata. Sementara itu, Kabid Pariwisata Kabupaten Jembrana, Ni Ketut Citrawati mengaku, rest area tersebut, rencananya akan dijadikan arena outbond yang bisa digunakan oleh masyarakat maupun organisasi kepemudaan.
“Nanti, rest area akan ditata sedemikian rupa agar bisa digunakan sebagai arena outbond. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bidang Pemuda dan Olahraga, agar rest area ini bisa digunakan oleh masyarakat, anak-anak sekolahan, maupun anggota-anggota pramuka dan sispala,” tandas Citra.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan