Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Upacara Bumi Sudha Tilem Keenem, Antisipasi Cuaca Ekstrem
Jumat, 11 Desember 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Untuk mengantisipasi bencana akibat perubahan cuaca, bertepatan dengan Rahina Waraspati Pon Landep, tilem keenem, Kamis (10/12/2015) digelar upacara Bumi Sudha. Upacara dilaksanakan di tiga Pura, Pura Batur, Besakih dan Pura Watu Klotok.
Upacara ini dilaksanakan setahun sekali dipusatkan di Pura Watu Klotok, Kabupaten Klungkung. Upacara Bumisudha berlangsung dibawah Terik Matahari.
Hadir pada upacara ini, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mendampingi Gubernur Bali yang diwakili Asisten III Provinsi Bali,Drs I Ketut Wija MM, Plt Karo Kesra Provinsi Bali, Ir.Nengah Laba Msi,Kabag Agama Biro Kesra, I Gusti Ayu Agung Eka Putri, para bendesa dan masyarakat. Hadir pula perwakilan-perwakilan lainnya dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.
Upacara Bumi Sudha diawali dengan mendak Ida Bhatara Tirta dari Besakih dan Pura Ulun Danu Batur di Jaba Pura Watu Klotok. Tampak Bupati Klungkung dan Asisten III Provinsi Bali ngayah mundut .
Setelah tiba di utama mandala Pura Watu Klotok, tirta dari dua Pura tersebut dicampur lagi dengan tirta di Pura Watu Klotok yang juga diawali dengan persembahyangan bersama. Selanjutnya, ketiga tirta yang telah dicampur tersebut dibagikan kepada seluruh bendesa baik dari Kabupaten Klungkung maupun dari Kabupaten/Kota lainnya di Bali.
Tirta yang dibagikan tersebut terdiri dari dua jenis, yakni tirta penawar yang dipercikkan untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan. Sementara tirta bumisudha dipercikkan untuk banten pengenteg hyang dan untuk diri sendiri. Selain tirta, dalam upacara ini juga dibagikan nasi tawur.
Nasi tawur panukun jiwa tersebut nantinya ditebar diareal pakarangan rumah hingga kepintu gerbang atau jaba pekarangan. Salah seorang panitia upacara, Dewa Soma menyatakan, upacara Bumisudha ini dilaksanakan setiap setahun sekali bertepatan dengan tilem sasih keenem.
Terselenggaranya upacara ini, menurut Dewa Soma adalah tercetus dari hasil paruman sulinggih dalam mengantisipasi adanya bencana seperti Musim Kemarau yang berkepanjangan dan lainnya yang diakibatkan perubahan cuaca atau cuaca ekstrem.
“Upacara ini adalah untuk mengantisipasi bencana dengan menjaga alam beserta isinya agar semua manusia ingat dengan keberadaan Ibu Pertiwi,”jelas Dewa Soma. Sementara, upacara Bumisudha kali ini dipuput Ida Pedanda Gede Putra Tembau, dari Gerya Aan Banjarangkan.[bbn/hms klk/*]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5754 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026