Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Winasa Diancam Jemput Paksa
Negara
Rabu, 11 Juni 2008,
19:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
DPRD Jembrana tetap ngotot menjalankan hak interpelasinya. Kendati Selasa (10/6) rapat interpelasi gagal digelar menyusul absennya Bupati Jembrana, I Gede Winasa. Terkait hal ini, pihak dewan mengancam menjemput paksa Winasa apabila tiga kali tidak hadir dalam interpelasi.
Hal tersebut dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar, I Ketut Subadi, Rabu (10/6). Jika Bupati tetap saja absen, Subadi mengatakan akan dilakukan mekanisme sesuai aturan.
"Bila tiga kali tidak hadir, maka kemungkinan Bupati akan dijemput paksa oleh pihak berwenang. Karena seperti itu aturannya," tandasnya.
Ditambahkan subadi, Fraksi Partai Golkar tetap komit untuk menggelar interpelasi tersebut.
"Kami merasa perlu menggelar interpelasi karena selama ini eksekutif sangat tertutup dalam memberikan informasi dan data. Kondisi ini membuat dewan tidak bisa bekerja maksimal," ucapnya.
Subadi juga mengatakan pihaknya bukan mencari-cari kesalahan eksekutif karena sejak dulu fraksinya sudah mengkritisi berbagai kebijakan eksekutif.
"Kami bukan mau cari-cari kesalahan. Sudah sejak dulu Fraksi Partai Golkar mengkritisi berbagai kebijakan eksekutif," tandasnya. (dey)
Hal tersebut dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar, I Ketut Subadi, Rabu (10/6). Jika Bupati tetap saja absen, Subadi mengatakan akan dilakukan mekanisme sesuai aturan.
"Bila tiga kali tidak hadir, maka kemungkinan Bupati akan dijemput paksa oleh pihak berwenang. Karena seperti itu aturannya," tandasnya.
Ditambahkan subadi, Fraksi Partai Golkar tetap komit untuk menggelar interpelasi tersebut.
"Kami merasa perlu menggelar interpelasi karena selama ini eksekutif sangat tertutup dalam memberikan informasi dan data. Kondisi ini membuat dewan tidak bisa bekerja maksimal," ucapnya.
Subadi juga mengatakan pihaknya bukan mencari-cari kesalahan eksekutif karena sejak dulu fraksinya sudah mengkritisi berbagai kebijakan eksekutif.
"Kami bukan mau cari-cari kesalahan. Sudah sejak dulu Fraksi Partai Golkar mengkritisi berbagai kebijakan eksekutif," tandasnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026