Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Tentang KB Jangan Malu Belajar Dari Cina
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kepala BKKBN Pusat DR. Sugiri Syarif, MPH tidak malu menyampaikan kalau KB di Cina lebih berhasil walau sebelumnya Cina belajar dari Indonesia. Hal ini mengemuka di hari terakhir Diklat Manajemen Pemberdayaan Keluarga Miskin di Jembrana.
"Di Indonesia kini KB lebih dikenal sebagai alat kontrasepsi padahal KB adalah sebuah upaya untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera." ujar Sugiri sambil tersenyum kecut.
Salah satu tujuan KB yang erat kaitannya dengan pengentasan kemiskinan adalah pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga. "Rakyat miskin biasanya anaknya banyak, ini yg harus ditekan agar tidak membebani biaya sosial" ungkap Sugiri.
Kunci sukses penanggulangan kemiskinan harus mengacu pada data yang akurat, sayangnya akibat, kini data kemiskinan kacau akibat banyaknya bantuan. Pemerintah daerah berlomba-lomba mempertinggi angka kemiskinan agar memperoleh lebih banyak bantuan, bahkan ada kabupaten yang angka kemiskinannya mencapai 70%.
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3296 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 771 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 708 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman