Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
11 Negara Desak AS dan Australia Kurangi CO2
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak sebelas negara pemilik hutan tropis, yang dipimpin Menteri Rachmat Witoelar akan mendesak Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk mengurangi produksi karbondioksida (CO2). Kedua negara ini dinilai terkenal memproduksi gas CO2 dalam jumlah besar.
"Kesepakatan sebelas negara penghasil hutan tropis yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar akan mendesak agar AS dan Australia punya komitmen terhadap reduksi gas yang dihasilkan emisi gas CO2," kata Sekretaris Umum Panitia Daerah KTT UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change), Sudirman, di Denpasar, Jumat (16/11).
Namun, Sudirman tak merinci sepuluh negara lainnya karena tidak hapal. Menurut Sudirman, pohon-pohon hutan tropis di sebelas negara ini sangat potensial menyerap gas CO2 yang terbuang ke lingkungan. Hutan tropis, kata Sudirman, bukanlah WC (kakus). Itu artinya, ada manfaatnya karena pohon-pohon hutan bisa mengabsorpsi CO2.
"Materi itulah yang akan dibahas delegasi Indonesia bersama sepuluh negara lainnya dalam rangka memperjuangkan fungsi hutan kita. Ini perjuangan," tandas Sudirman yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Bali dan Nusa Tenggara ini.
Sementara itu, Kevin Grose, Coordinator, Information Service UNFCCC, dalam pemaparannya mengatakan, dewasa ini lapisan CO2 di atmosfer semakin menebal dan sulit keluar dari bumi, sehingga bumi semakin panas.
"Bila suhu naik 2 sampai 4 derajat pada 2010, maka dampaknya bisa luar biasa, akan bisa mengganggu produksi pangan," ujar Kevin. Sementara itu, es di kutub akan mencair dan menyebabkan permukaan air laut naik, bahkan bisa menenggelamkan sejumlah daratan di di kawasan Bangladesh dan Maladewa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1626 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun