Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Nasib Warga Hongkong Belum Jelas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang turis asal Hongkong, MS Young Saufung (24), yang dikabarkan hilang terseret arus saat mengikuti wisata rafting di sungai Telaga Waja, Sidemen, Senin (18/2) kemarin, hingga hari ini, nasib turis berjenis kelamin laki-laki itu masih belum diketahui.
Sampai berita ini di-online-kan, Tim SAR dari Brimob Polda Bali masih melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai. Upaya pencarian juga melibatkan sukarelawan dari lima pengelola jasa rafting di kawasan tersebut dan warga setempat, Selasa (19/2).
“Tim masih berupaya melakukan pencarian. Kondisi korban belum berani kita pastikan,” jelas Kapolres Karangasem, AKBP Istiyono, yang terlibat langsung dalam proses pencarian korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 13.30, korban dan tiga rekannya yakni Cheung Kai Chi, Kwan Ching Aan dan Lau Shui Fong mengambil start dari hulu sungai Telaga Waja di wilayah Rendang. Mereka dipandu seorang guide lokal asal Dusun Dangin Pasar, Rendang, Wayan Budi Artana (21).
Memasuki Sungai Sangkan Gunung di wilayah Sidemen, tiba-tiba turun hujan lebat disertai petir. Melihat kondisi tersebut, Budi Artana mengingatkan korban dan ketiga temannya berpegangan pada tali yang ada di perahu karet.
Budi Artana berusaha menepikan perahu karetnya. Namun sayang, tiba-tiba saja dari arah hulu datang air bah menghantam perahu karet tersebut. Terjangan air yang dahsyat membuat perahu karet terbalik.
Budi Artana yang sempat tertimpa perahu dan tiga tamunya berhasil menggapai bibir sungai. Namun tidak demikian dengan korban. Laki-laki itu langsung lenyap terbawa arus sungai.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi memeriksa beberapa saksi termasuk sang pemilik usaha rafting dan Budi Artana. Dalam keterangannya, Budi Artana mengatakan sebelum start segala prosedur keamanan telah ditempuh.“Kami sudah berikan pelatihan singkat. Mereka juga sudah pakai jaket pelampung dan helm,” terangnya.
Kejadian yang menimpa turis Hongkong itu ternyata tak mempengaruhi kegiatan rafting di Telaga Waja. Pihak kepolisian juga belum mengeluarkan instruksi penghentian aktivitas wisata di sungai tersebut.“Mudah-mudahan korban cepat bisa kita temukan,” tandas Kapolres Istiyono.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2511 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar