Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Metode PNBK, Trend Kampanye Masa Kini
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil evaluasi Yayasan Wisnu terungkap selama kampanye calon legislative lebih mengedepankan metode PNBK. Metode PNBK yang dimaksud Pis (uang) , Nasi Bungkus dan Kartu Nama. Beberapa calon lainnya terungkap mengedepankan Pis, Nasi, Baliho dan Kaos.
Data-data tersebut disampaikan Direktur yayasan Wisnu Made Suarnatha dalam Dialog Politik Bersama Caleg di Renon (3/4). Kontan saja sentilan ini sempat menimbulkan protes dari salah satu kader PNBK yang hadir.
Suarnatha menyatakan sebagian besar calon legislative masih menganut faham narcisme, belum percaya diri dan tidak menguasai materi ketika dilakukan debat antar caleg. “ada beberapa caleg bahkan ketika diundang tidak hadir, bukan karena apa tetapi tidak siap bertemu dengan audiens karena tugas dewan saja calon tersebut tidak mengerti,” ungkap Made Suarnatha.
Suarnatha menambahkan hal yang lebih mengecewakan adalah terkadang visi dan misi caleg tidak sejalan dengan visi dan misi partai. Disisi lain seharusnya caleg memperjuangkan isu-isu di daerah pemilihanya tetapi kenyataanya caleg lebih banyak mengumbar janji.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun