Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Bali Target Bebas Rabies 28 Oktober 2012
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah daerah Bali menargetkan untuk mendeklarasikan Bali bebas rabies pada 28 Oktober 2012 mendatang. Guna mencapai target tersebut pemerintah daerah Bali telah merencanakan untuk melakukan vaksinasi massal secara bertahap dalam waktu 5 bulan ke depan.
Kepala Dinas Peternakan Bali Putu Sumantra pada keteranganya di Renon (8/10) menyatakan vaksinasi secara masal dan bertahap akan dilakukan dengan menggunakan vaksin ganda yaitu vaksin dengan kemampuan daya tahan panjang dan pendek.
Target vaksinasi adalah 70 persen anjing dari sekitar 500 ribu populasi anjing yang diperkirakan terdapat di Bali.
Menurut rencana juga akan dilakukan boster atau vaksinasi lanjutan terhadap populasi anjing yang telah di vaksin sebelumnya.
Anjing-anjing yang sudah di vaksin kita akan boster lagi dengan menggunakan vaksin rabivet, sedangkan anjing yang baru di vaksin kita akan gunakan rabisin, jelas Putu Sumantra.
Kepala Dinas Peternakan Bali Putu Sumantra menyebutkan untuk melakukan vaksinasi masal, Bali telah menyiapkan sekitar 400 ribu dosis vaksin.
Diharapkan dengan adanya vaksinasi masal dan boster upaya penanggulangan rabies dapat berhasil lebih cepat dari target yang ditentukan. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun