Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Jual Ganja Untuk Biaya Berobat Istri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjual narkotika jenis ganja seberat 2.291 gram, dengan alasan untuk biaya berobat istrinya, Riyanto Sukmo Suprapto (45), akhirnya harus mendekam selama delapan tahun dalam penjara.
Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum Denny Iswanto yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan 12 tahun penjara.
Majelis hakim yang diketua Posma P Nainggolan menilai,perbuatan terdakwa yang di Jalan Raya Sesetan, Gang Kelapa No. 1 Denpasar terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika yaitu secara tanpa hak atau melawan hukum mencoba menjual Narkotika golongan I jenis tanaman berupa ganja yang beratnya melebihi satu kilo gram atau melebihi lima batang pohon.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2006 tentang Narkotika.Usai mendengarkan vonis, terdakwa langsung tertunduk lesu dan tak mampu berkata sepatah katapun.
Bahkan saat majelis hakim menanyakan apakah terdakwa menerima putusan dijawab oleh terdakwa dengan anggukan kelapa tanda menerima. Ia pun mengatakan nekad menjual ganja karena butuh uang untuk berobat istrinya yang sedang sakit.
Diberitakan sebelumnya, terdakwa Riyanto Sukmo Suprapto pada hari Senin tanggal 6 September 2010 sekitar pukul 20.00 wita bertempat di Jalan Rasa Sesetan, Gang Kelapa No. 1 ditangkap polisi karena kedapatan mencoba menjual ganja seberat 2.219 gram.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun