Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Bali Tingkatkan Alokasi Dana Bantuan Bagi Desa Adat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali berencana untuk meningkatkan alokasi dana bantuan bagi desa adat di seluruh Bali mulai tahun depan. Pemberian bantuan dana selama ini diberikan pemerintah provinsi Bali kepada desa adat sebagai upaya dalam pelestarian budaya, adat dan tradisi Bali
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan selama ini pemerintah provinsi Bali mengalokasikan dana sebesar Rp. 55 juta perdesa pertahun. Bantuan ini dipandang perlu karena untuk menjaga dan melestarikan suatu tradisi, budaya dan adat memerlukan dana yang cukup besar, apalagi selama ini pariwisata yang dikembangkan Bali adalah pariwisata berbasis budaya.
yang justru menjadi iconya Bali itu kan itu, itu harus tetap dilestarikan, dijaga dan dikembangkan dengan baik, supaya mereka bias memberdayakan , karena ini harus dipelihara , budaya, adat, tradisi harus dipelihara, kalau tidak dipelihara hilang tidak karuan, orang gak mau datang ke Bali lagi” tegas Made Mangku Pastika.
Pastika menegaskan adat, budaya dan tradisi Bali selama ini mampu bertahan karena keberadaan desa adat sebagai benteng pertahanan adat Bali. Berdasarkan data pemerintah provinsi Bali di Bali saat ini terdapat sekitar 1.485 desa adat.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4549 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2010 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun