Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Ada Ogoh-ogoh Anas Digantung di Monas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang hari raya Nyepi, ogoh-ogoh mulai marak dipajang di sejumlah tempat. Salah satu yang menarik perhatian adalah ogoh-ogoh Anas Urbaningrum digantung di Monas.
Ogoh-ogoh unik ini dibuat Nyoman Tenaya (41), warga Banjar Tegal Sari, Dangin Puri, Denpasar. Tenaya memanfaatkan momentum ogoh-ogoh jelang Nyepi ini sebagai ajang melontarkan kritik sosial.
Kali ini Tenaya membuat ogoh-ogoh Anas Urbaningrum. Ogoh-ogoh bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu sedang tergantung di Monumen Nasional (Monas) Jakarta.
Anas mengenakan baju batik berwarna biru, terusan celana bahan hitam. Di lehernya terbelit tambang berwarna hijau. Di belakang Anas menjulang monumen termasyhur, Monas. Di belakang Monas terdapat seekor kera hitam yang memegang tali pengikat ke leher Anas.
Tenaya membuat ogoh-ogoh Anas Urbaningrum tergantung di Monas bersama anak-anak di sekitar rumahnya, di Jalan Kapten Sujana Nomor 9, Denpasar. Ditemui di rumahnya, Sabtu (9/3/2013), Tenaya enggan berterus terang jika ogoh-ogoh hasil karyanya adalah Anas Urbaningrum. Ia menyerahkan kepada publik untuk menginterpretasikannya.
"Itu ogoh-ogoh Monas. Soal orangnya yang digantung, saya tidak menyebutnya Anas. Silakan publik menginterpretasikan. Tapi saya tidak bilang itu Anas," kata Tenaya berkelit. Yang pasti, katanya, ogoh-ogoh yang dibuatnya perlambang 'kala' (kerakusan).
"Itu simbol kala, kerakusan," ungkapnya. Dan seperti biasa, pada malam pengrupukan ogoh-ogoh itu akan diarak keliling kota. Setelahnya, ogoh-ogoh itu akan dibakar.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1997 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1606 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun