Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bali Siapkan Anggaran Khusus Bagi Penanggulangan HIV
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Pemerintah Provinsi Bali merencanakan untuk menyiapkan anggaran khusus bagi upaya penanggulangan penularan HIV. Anggaran khusus penanggulangan penularan HIV tersebut menurut rencana baru akan dialokasikan pada anggaran tahun 2014 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya menyampaikan anggaran penanggulangan HIV selama ini menjadi satu dengan anggaran penanggulangan penyakit menular lainnya dan alokasinya juga sangat kecil. Pada 2014 mendatang besarnya anggaran khusus tersebut diharapkan mencapai Rp. 6 miliar.
“paling tidak Rp. 6 miliar khusus untuk penanggulangan HIV di tingkat provinsi saja yang sebelumnya hanya Rp. 500 juta, yang di KPA juga hanya Rp. 500 juta di Dinas Kesehatan kita juga Cuma bisa anggarkan Rp. 500 juta itu pun bersamaan dengan pencegahan penyakit infeksi lainnya,” ujar Ketut Suarjaya.
Ketut Suarjaya menyebutkan rencana alokasi anggaran khusus penanggulangan HIV ini merupakan bentuk bukti komitmen Bali dalam penanggulangan HIV. Sementara berdasarkan data Komisi penanggulangan AIDS (KPA) Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali hingga Mei 2013 mencapai lebih dari 7.800 kasus dan 77 persen penularannya melalui hubungan heteroseksual.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2362 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1627 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun