Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pastika: PNS Jangan Hanya Mikirin Diri Sendiri

Rabu, 18 Januari 2017, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Bangli yang dilaksanakan di Wantilan Pura Ulun Danu Batur, Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Masih banyaknya kemiskinan yang ada di Provinsi Bali menuntut pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi dalam menanggulangi permasalahan tersebut. Sehingga para PNS yang ada di dalam pemerintahan tersebut harus benar-benar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya bukan malah dilayani oleh masyarakat. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Bangli yang dilaksanakan di Wantilan Pura Ulun Danu Batur, Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (17/1).
 
“Kalian sebagai pelayan masyarakat harus memikirkan rakyat kalian, jangan mikirin diri sendiri saja, pikirkan kenapa masih banyak ada KK miskin, bagaimana cara menanggulanginya, urusan pemerintah itu adalah ngurusin orang miskin,” ungkap Pastika.Dalam penyampaiannya tersebut, Pastika sangat menginginkan agar para pegawai negeri terjun langsung dan melihat kondisi masyarakatnya. "Sekali Bupati ajaklah para kepala OPDnya untuk menginap di salah satu KK miskin di Bangli ini, sehingga kita bisa tahu apa permasalahan sebenarnya yang mereka hadapi,” pintanya. 
 
Menurutnya, dengan demikian pemerintah bisa mengetahui hal sebenarnya yang dibutuhkan oleh masyarakat miskin sehingga bantuan yang diberikan pun bisa sesuai dengan yang mereka inginkan dan tidak salah sasaran. Pastika juga menjelaskan bahwa, pemerintah harus mampu memberikan harapan bagi masyarakatnya."Ini adalah PR bagi kalian di Bangli ini, kalau angka kemiskinan Bangli menurun hal tersebut juga akan mempengaruhi anggka kemiskinan secara keseluruhan di Bali,” tegasnya. 
 
Lebih lanjut disampaikan Pastika, saat ini di kabupaten Bangli sesuai data BPS terdapat 414 KK dengan rumah tidak layak huni, namun setelah dilakukan verifikasi hanya 293 rumah tidak layak huni yang wajib untuk diberikan bantuan bedah rumah. Melihat dari data tersebut, Pastika mengharapkan agar kesemuanya bisa tuntas di bulan Mei sehingga jika ada yang masih ketinggalan bisa dianggarkan pada anggaran perubahan 2017 dan anggaran induk 2018. 
“Rumah-rumah ini harus selesai pada bulan Mei jadi kita juga minta dukungan dari TNI dan Polri untuk membantu mengingat lokasinya yang lumayan jauh-jauh, jadi saya mohon kerja samanya,” imbuh Pastika.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami