Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Anak Ditembak Kaki Buser Polda Bali, Orang Tua Lapor ke Propam
Kamis, 15 Juni 2017,
23:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Orang tua EGL, Kostafina Ludia Marantika (44) melaporkan kasus penembakan terhadap anaknya oleh buser Dit Reskrimum Polda Bali saat kedapatan mencuri bersama dua kawannya yang lain.
Padahal kasus ini sudah masuk ke ruang sidang Pengadilan Negeri Denpasar. Sementara, pelaporan terebut ditujukan ke Propam Polda Bali, Kamis (15/6).
[pilihan-redaksi]
Dalam laporannya ke Propam Polda Bali, Kostafina Ludia Marantika didampingi kuasa hukumnya, I Made Somya Putra, SH, MH dari Lembaga Bantuan Hukum Bali Woman Crisis Center (LBH BALI WCC) mengatakan, tujuan pelaporan itu untuk menguji apakah penembakan tersebut dibenarkan secara prosedur ataukah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
“Apakah penembakan tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan anak dan sistem peradilan anak. Itu yang kami pertanyakan. Kita tahu bersama, hal yang wajib bagi setiap orang adalah melindungi seorang anak dan seorang anak harus mendapat perlindungan dan perlakuan yang manusiawi,” jelasnya.
Sementara ibu kandung EGL, Kostafina mengatakan, anaknya mendapat tindakan kekerasan pada saat diinterogasi petugas kepolisian.
“Anak saya ditembak pada kaki kanan. Padahal anak saya masih di bawah umur, 17 tahun. Saat ditangkap anak saya sudah menyebut usianya 17 tahun dan interograsi. Tapi kenapa ditembak?,” herannya.
Dijelaskannya, anaknya EGL ditangkap di rumahnya di Jimbaran 23 Maret 2017 oleh Polda Bali. Selama diamankan di Polda Bali, mereka tidak mengetahui kalau anaknya mengalami luka tembak di kaki.
“Saat anak saya ditangkap, saya di rumah sakit Siloam. Saya baru tahu adanya penembakan setelah keesokan harinya saat saya menjenguk anak saya,” bebernya.
Menurutnya Kostafina, dari cerita anaknya, dia mengaku kakinya ditembak di seputaran wilayah Serangan, Denpasar Selatan.
“Anak saya bercerita kalau dia dibawa ke Serangan dan ditembak kakinya disana,” ujarnya sambil menangis.
Menanggapi laporan warga, Kabid Propam Kombes Beny Arjanto yang dikonfirmasi belum mengiyakan atau pun membantahnya.
“Saya belum terima laporannya, nanti saya cek dulu,” beber mantan Kapolres Buleleng ini. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 451 Kali
02
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 353 Kali
03
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 290 Kali
04
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 265 Kali
05
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 238 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026