Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
15 Bangunan Liar di Padang Galak Dibongkar Pol PP
Rabu, 5 Juli 2017,
12:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim Yustisi Pemkot Denpasar terdiri dari TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan dan Pol PP Denpasar pada Rabu (5/7) membongkar 15 bangunan liar dikawasan Pantai Padang Galak, Kesiman Petilan, Denpasar Timur.
Bangunan yang berada di areal empat hektar kawasan Pantai Padang Galak dibongkar rata menggunakan dua alat berat yang tampak dihadiri puluhan masyarakat desa setempat dengan berpakaian adat madya. Jumlah bangunan tersebut secara keseluruhan semi permanen yang tampak dalam pembongkaran diikuti para pemilik bangunan merapikan satu-persatu puing-puing sisa pembongkaran.
[pilihan-redaksi]
“Langkah pembongkaran telah melalui prosedur melayangkan surat teguran satu hingga teguran dua kepada pemilik bangunan,” ujar Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Depasar Made Poniman.
Hal ini tak terlepas dari status tanah, dan pendirian bangunan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat pendirian bangunan dikawasan pantai Padang Galak. Dari langah ini pemilik tidak mengindahkan surat teguran dan kali ini Tim Yustisi bersama masyarakat desa setempat melakukan tindakan tegas pembongkaran langsung bangunan liar ini.
Hal ini juga tak terlepas dari Pantia Padang Galak sebagai kawasan suci dengan keberadaan bangunan ini ada indikasi dijadikan tempat lokalisasi baru dengan membangun tempat semi permanen.
“Langkah ini juga dilakukan bersama pihak Desa Kesiman Petilan dengan keputusan parum desa untuk memberhentikan dan membongkar 15 pembangunan liar ini,” ujarnya.
Perbekel Desa Kesiman Petilan Wayan Mariana mengatakan langkah pembongkaran bangunan liar ini telah melalui proses dari Pemkot Denpasar serta paruman Desa Kesiman Petilan.
“Masyarakat Desa Kesiman Petilan sangat mengeluhkan pembangunan liar ini, sehingga kami lakukan langkah koordinasi dengan Pemkot Denpasar dan melakukan tindakan pembongkaran kali ini,” ujarnya.
Sekretaris Bendesa Adat Kesiman I Nyoman Gede Widarsa mengatakan Pantai Padang Galak sebagai kawasan suci tempat melasti bagi umat Hindu. Dari pembangunan semi permanen dan diduga akan dijadikan tempat prostitusi dengan tuntutan masyarakat Kesiman Petilan untuk segera melakukan pembongkaran.
“Warga mengeluhkan bangunan liar ini dan lewat keputusan parum desa kawasan ini dijadikan sebagai kawasan suci, sehingga langkah koordinasi dengan Pemkot dilakukan yang dilanjutkan dengan pembongkaran,” ujarnya.
Sementara salah satu pemilik bangunan, Narka mengaku tak mempermasalahkan pembongkaran ini.
“Saya telah mengetahui keselahan membangun dikawasan ini, sehingga saya berusaha membongkar sendiri bangunan ini,” ujarnya. [rls/dps/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 114 Kali
02
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 52 Kali
04
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 33 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026